Sisa Otak Warga Yahudi Korban Eksperimen Malaikat Maut Nazi Ditemukan

Kamis, 01 September 2016 - 10:54 WIB
Sisa Otak Warga Yahudi...
Sisa Otak Warga Yahudi Korban Eksperimen Malaikat Maut Nazi Ditemukan
A A A
MUNICH - Lembaga penelitian terkemuka di Jerman menemukan sisa-sisa otak dan tubuh warga Yahudi korban eksperimen dokter Nazi, Josef Mengele, yang disimpan secara rahasia. Dokter ini dijuluki sebagai “malaikat maut” Nazi karena melakukan eksperimen mengerikan pada manusia korban holocaust.

Sisa-sisa otak dan tubuh korban ditemukan di sebuah laboratorium di Max Planck Psychiatric Institute di Munich saat direnovasi pada tahun lalu. Temuan itu diungkap media-media Israel pekan ini.

Josef Mengele merupakan dokter di kamp kematian Nazi di Auschwistz, Polandia. Dia dikenal melakukan eksperimen pada manusia tanpa anestesi atau bius.

Pihak Max Planck Institute mengklaim sampel temuan mereka pernah digunakan oleh peneliti otak era rezim Nazi, Julius Hallervorden. Peneliti ini pernah menjabat sebagai kepala departemen neuropatologi di sebuah institut yang kemudian dikenal sebagai Kaiser Wilhelm Institute, pada tahun 1938.

“Kami malu dengan temuan ini, dan kecacatan dari penemuan mereka di arsip,” kata pihak Max Planck Psychiatric Institute di situsnya, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (1/9/2016).

”Kami akan memperbarui masyarakat dengan informasi lebih lanjut yang datang untuk pencerahan dengan transparansi yang lengkap,” lanjut lembaga peneliti itu.

Yad Vashem, museum Holocaust di Yerusalem, Israel, mengaku tidak pernah menyadari adanya sampel organ manusia korban eksperimen “malaikat maut” Nazi tersebut.

Profesor Dan Machman, Direktur Pusat Internasional untuk Riset Holocaust di museum, mengatakan kepada sebuah stasiun radio Israel: ”Ini mengejutkan, meskipun tidak sepenuhnya. Kami tahu bahwa percobaan yang dilakukan dan yang tidak, semuanya terhapus dan dikubur.”

Dari tahun 1940 sampai 1945, ratusan otak dari korban pembunuhan massal pasien sakit jiwaan dan cacat mental pada waktu itu diperiksa secara ilmiah di Kaiser Wilhelm Institute for Brain Research (KWI) di Berlin. Karena menjadikan otak dan tubuh korban pembunuhan massal itu sebagai eksperimen, dokter Josef Mengele dinyatakan sebagai penjahat perang Nazi.
(mas)
Berita Terkait
Palestina Desak Jerman...
Palestina Desak Jerman Tekan Israel untuk Batalkan Rencana Aneksasi Tepi Barat
Sekutu Zionis Ini Akan...
Sekutu Zionis Ini Akan Hentikan Ekspor Senjata ke Israel
Daftar 4 Senjata Israel...
Daftar 4 Senjata Israel Pasokan Jerman
Hapus Israel dari Peta...
Hapus Israel dari Peta Dunia, Jerman Minta Maaf
Sambangi Tel Aviv, Menlu...
Sambangi Tel Aviv, Menlu Jerman Nyatakan 'Solidaritas' pada Israel
Jerman Kembali Danai...
Jerman Kembali Danai UNRWA, Israel Sangat Terpukul
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
13 menit yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
1 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
2 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved