4 Alasan Jerman Marah pada Israel

Rabu, 07 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
4 Alasan Jerman Marah...
Jerman sudah menyatakan kemarahan kepada Israel karena genosida di Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Pemerintah Jerman sejak akhir tahun lalu hingga kini sudah menunjukkan kemarahannya kepada Israel atas invasi ke Gaza yang menyebabkan puluhan ribu warga Palestina meninggal. Apalagi, Israel juga terbukti melakukan kejahatan perang dalam sidang di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda.

Apalagi, Konferensi Keamanan Munich telah mendesak Jerman untuk mengambil tindakan keras terhadap Israel, dengan mengatakan bahwa Berlin mempunyai tanggung jawab untuk menghentikan pemerintahan Netanyahu ketika mereka melanggar hukum internasional.

Jerman telah banyak dikritik karena dukungannya yang tak tergoyahkan terhadap Israel, yang tetap bertahan meskipun jumlah korban sipil dalam perang tersebut meningkat. Para pengkritik Berlin mengatakan kesalahan Berlin atas Holocaust telah menutup mata terhadap dugaan tindakan Israel yang berlebihan di Jalur Gaza.

Jerman dengan gigih membela hak Israel untuk mempertahankan diri dan menentang seruan gencatan senjata segera di Gaza. Mereka juga mendukung Israel di Mahkamah Internasional, di mana Afrika Selatan telah mengajukan kasus yang menuduh negara Yahudi tersebut melakukan genosida.

Namun hal ini telah memperburuk hubungan Berlin dengan beberapa negara di dunia Arab dan negara-negara yang disebut global selatan, sekelompok negara yang akan memiliki perwakilan yang baik pada Konferensi Keamanan Munich bulan depan dan ingin diajak oleh Heusgen.

4 Alasan Jerman Marah pada Israel

1. Israel Menentang Berdirinya Negara Palestina

4 Alasan Jerman Marah pada Israel

Foto/Reuters

Dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, Christoph Heusgen, penasihat kebijakan luar negeri mantan kanselir Angela Merkel, mengkritik keras Israel karena menentang negara Palestina.

"Kebijakan tersebut mewakili pelanggaran hukum internasional, seperti halnya – mengutip Presiden AS Joe Biden – pemboman tanpa pandang bulu di Gaza,” kata Heusgen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved