Tolak Lepas Jilbab, Pekerja di Jerman asal Palestina Dipecat

Jum'at, 26 Agustus 2016 - 04:49 WIB
Tolak Lepas Jilbab,...
Tolak Lepas Jilbab, Pekerja di Jerman asal Palestina Dipecat
A A A
LUCKENWALDE - Seorang pengungsi perempuan asal Palestina dipecat dari tempat kerjanya di Jerman setelah menolak untuk melepas jilbabnya. Dia dipecat pada hari pertama kerja di kantor balai kota di Jerman.

Pengungsi perempuan berusia 48 tahun itu semestinya kerja magang selama enam minggu. Perempuan yang menolak diidentifikasi itu mengatakan bahwa busana Muslim-nya dianggap telah “melukai netralitas” di tempat kerjanya.

Wali Kota Luckenwalde, Elisabeth Herzog-von der Heide, menjelaskan kepada The Daily Mail, soal “netralitas” dari simbol-simbol agama di tempat kerja.

”Jilbab Islam merupakan sarana ekspresi keyakinan agama, di mana di tempat kami semestinya netral. Kami juga tidak mengizinkan salib di dinding di sini,” ujarnya, yang dikutip Jumat (26/8/2016).

Perempuan Palestina itu menolak melepas jilbab dengan alasan tidak nyaman tampil tanpa penutup kepala di hadapan lelaki.

Herzog-von der Heide mengatakan kepada perempuan magang tersebut, bahwa pihaknya tidak akan mampu memberikan sebuah lingkungan kerja yang cocok sehingga dia dipecat. Menurutnya, perempuan Palestina itu semestinya mengklarifikasi kebijakan dari balai kota.

Keputusan wali kota itu disambut partai sayap kanan Jerman, AFD.

“Jika (symbol Kristen) tidak diizinkan di tempat kerja di balai kota, maka harus ada ada perlakuan khusus bagi umat Islam,” kata anggota parlemen dari partai AFD, Thomas Jung. ”Wali kota, karena kebijakan itu, layak dihormati,” ujarnya.

Meski demikian, seorang anggota parlemen lokal, Sven Petke, mengkritik larangan itu. Menurutnya, tidak ada dasar hukum bagi wanita dilarang mengenakan busana keagamaan. Mahkamah Agung Jerman, kata dia, juga tidak mengeluarkan larangan.
(mas)
Berita Terkait
Palestina Desak Jerman...
Palestina Desak Jerman Tekan Israel untuk Batalkan Rencana Aneksasi Tepi Barat
Negara-negara Eropa...
Negara-negara Eropa yang Tidak Mengakui Palestina
Negara yang Tidak Punya...
Negara yang Tidak Punya Hubungan Diplomatik dengan Palestina
Jerman Minta Maaf setelah...
Jerman Minta Maaf setelah Menghapus Israel dari Peta
Rachel Shapiro: Kisah...
Rachel Shapiro: Kisah Aktivis Solidaritas Yahudi Pro-Palestina
Di Hadapan PM Israel,...
Di Hadapan PM Israel, Merkel Tegaskan Palestina Harus Hidup dalam Keadaan Aman
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
46 menit yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
1 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
3 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
4 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
5 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved