Dalam 7 Minggu, Hampir 1.800 Orang Tewas di Filipina

Selasa, 23 Agustus 2016 - 14:44 WIB
Dalam 7 Minggu, Hampir...
Dalam 7 Minggu, Hampir 1.800 Orang Tewas di Filipina
A A A
MANILA - Kepala Polisi Filipina mengatakan dalam tujuh minggu hampir 1.800 orang tewas dalam perang melawan narkoba yang diprakarsai oleh Presiden Rodrigo Duterte. Angka ini jauh lebih tinggi dari jumlah kematian sebelumnya.

Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Ronald dela Rosa kepada sebuah komite Senat mengatakan bahwa 712 orang telah tewas sejak Duterte dilantik pada 30 Juni lalu. Selain itu, 1.067 korban pembunuhan terkait yang dilakukan oleh warga sedang diselidiki seperti dikutip dari Time, Selasa (23/8/2016).

Angka ini lebih tinggi dari jumlah kematian yang sebelumnya mencapai 900 orang. Jumlah itu termasuk mereka yang tewas antara kemenangan Duterte dalam pemilu pada 9 Mei lalu dan asumsinya saat menjadi presiden.

Pria berusia 71 tahun itu berhasil memenangi pemilu Filipina karena pada saat kampanye ia berjanji untuk memberantas kejahatan narkoba. Ia juga mengancam akan tukang jagal bagi para penjahat dan menyerukan rakyat untuk membunuh pengedar narkoba itu sendiri.

Kata-kata Duterte dan tindakannya ternyata telah menginsipirasi rakyat Filipina. Para pendukung hak asasi manusia internasional pun mengutuk kampanye anti narkoba Duterte. Mendapat kecaman, Duterte meresponnya dengan mengatakan ia tidak peduli tentang hak asasi manusia.

Tidak berhenti samapai disitu, Duterte mengancam akan menyatakan darurat militer hingga meninggalkan PBB jika badan dunia itu mengganggu perang terhadap narkoba yang dilakukannya.
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
27 menit yang lalu
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
51 menit yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
1 jam yang lalu
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
1 jam yang lalu
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
2 jam yang lalu
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved