Diduga Jadi Basis Pasukan Kudeta, Turki Inspeksi Pangkalan Udara NATO

Minggu, 31 Juli 2016 - 19:25 WIB
Diduga Jadi Basis Pasukan...
Diduga Jadi Basis Pasukan Kudeta, Turki Inspeksi Pangkalan Udara NATO
A A A
ANKARA - Setidaknya 7.000 polisi Turki memasuki pangkalan udara Incrilik, yang merupakan pangkalan udara NATO dan Amerika Serikat (AS) di Turki. Ribuan polisi bersenjata lengkap itu datang untuk melakukan inspeksi, setelah muncul dugaan pangkalan udara itu menjadi basis bagi pasukan pro-kudeta di Turki.

Berdasarkan laporan media Turki, Hurriyet, seperti dilansir Russia Today pada Minggu (31/7), kepolisian Turki di Adana memang telah menyatakan akan melakukan inspeksi di Adana. Ini dilakukan setelah pihak kepolsian mendapati informasi bahwa rencana kudeta lanjutan sedang digodok di pangkalan udara tersebut.

Sementara itu, menurut sejumlah saksi mata, kepolisian Turki bukan hanya menerjukan pasukan dengan senjata lengkap, tapi juga menerjukan kendaraan berat. Kendaraa lapis baja yang biasa digunakan polisi Turki untuk menghalau demonstran ditempatkan di sekitar pangkalan udara.

Tidak ingin menjadi bola liar, pemerintah Turki langsung bersuara mengenai inspeksi ini. Menurut Menteri Hubungan Uni Eropa (UE) Turki, Omer Celik inspeksi ini hanyalah inspeksi rutin, sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.

"Kami melakukan pemeriksaan keamanan umum. Tidak ada yang salah," kata Omar dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya.

Inspeksi ini sendiri dilakukan berselang dua hari setelah Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan pihaknya berencana untuk menututp pangkalan udara tersebut.

”Saya menyatakan kepada semua orang yang sekarang berdiri di alun-alun Kazan (kota sebelah barat laut dari Ankara). Pangkalan Akinci ini, yang jadi sarang para pengkhianat, akan ditutup dan kami akan mengubahnya menjadi tempat bagi para martir kami yang meninggal (menyelamatkan) demokrasi selama upaya kudeta,” kata Yildirim.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
39 menit yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
1 jam yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
3 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
4 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
5 jam yang lalu
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved