Turki Kirim Permintaan Resmi Ekstradisi Gulen pada AS
Selasa, 19 Juli 2016 - 19:40 WIB
Turki Kirim Permintaan Resmi Ekstradisi Gulen pada AS
A
A
A
ANKARA - Pemerintah Turki telah mengirimkan permintaan resmi kepada Amerika Serikat (AS) untuk mengekstradisi Fethullah Gulen. Hal itu diutarakan oleh Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim.
Yildrim menuturkan, pihaknya telah melakukan apa yang disampaikan AS terkait dengan upaya ekstradisi Gulen, yakni mengirimkan permintaan resmi yang disertai dengan bukti-bukti kongkrit keterlibatan Gulen dalam upaya kudeta di Turki.
"Kami telah meminta AS untuk mengekstradisi teroris (Gulen) dan telah mengajukan permintaan resmi, ini dilakukan oleh Menteri Kehakiman. Empat folder dengan dokumen pendukung telah dikirim," ujar Yildrim, seperti dilansir Sputnik pada Senin (19/7).
Gulen sejatinya telah membantah terlibat dalam upaya kudeta gagal yang berlangsung akhir pekan lalu di Turki. Namun, Turki tetap bersikukuh bahwa pria yang saat iin tinggal di pengasingan di AS itu adalah dalang dalam upaya itu.
Ankara mengaku telah memiliki bukti-bukti yang menghubungkan Gulen dengan upaya kudeta itu. Gulen sendiri merupakan pendiri kelompok Hizmet, yang dinilai oleh pemerintah Turki sebagai kelompok teroris.
Yildrim menuturkan, pihaknya telah melakukan apa yang disampaikan AS terkait dengan upaya ekstradisi Gulen, yakni mengirimkan permintaan resmi yang disertai dengan bukti-bukti kongkrit keterlibatan Gulen dalam upaya kudeta di Turki.
"Kami telah meminta AS untuk mengekstradisi teroris (Gulen) dan telah mengajukan permintaan resmi, ini dilakukan oleh Menteri Kehakiman. Empat folder dengan dokumen pendukung telah dikirim," ujar Yildrim, seperti dilansir Sputnik pada Senin (19/7).
Gulen sejatinya telah membantah terlibat dalam upaya kudeta gagal yang berlangsung akhir pekan lalu di Turki. Namun, Turki tetap bersikukuh bahwa pria yang saat iin tinggal di pengasingan di AS itu adalah dalang dalam upaya itu.
Ankara mengaku telah memiliki bukti-bukti yang menghubungkan Gulen dengan upaya kudeta itu. Gulen sendiri merupakan pendiri kelompok Hizmet, yang dinilai oleh pemerintah Turki sebagai kelompok teroris.
(esn)