Mahasiswi Cantik Anggota ISIS Tewas Akibat Serangan Udara AS
Minggu, 10 Juli 2016 - 20:17 WIB
Mahasiswi Cantik Anggota ISIS Tewas Akibat Serangan Udara AS
A
A
A
LONDON - Seorang mahasiswi kedokterasn asal Inggris, Rowan Kamal Zine El Abidine, tewas setelah pesawat tempur pasukan koalisi Amerika Serikat (AS) membombardir basis ISIS di Irak.
El Abidine (22) diyakini tewas seketika saat serangan udara pasukan koalisi menghantam Mosul, ibukota de facto kelompok ekstrimis ISIS di Irak seperti dikutip dari laman Express, Minggu (10/7/2016).
El Abidine, yang orang tuanya berasal dari Sudan, meninggalkan Inggris untuk belajar kedokteran di Universitas Ilmu Kedokteran dan Teknologi di ibukota Sudan, Khartoum.
Pada tahun 2015, El Abidine diyakini berada bersama sembilan petugas medis asal Inggris yang diam-diam melakukan perjalanan ke Turki dan kemudian ke Suriah. Peristiwa ini sempat menjadi berita utama di seluruh dunia. Mereka diyakini bergabung dengan ISIS dan memberikan perawatan medis kepada anggota ISIS yang terluka.
Menurut laporan di Sudan, keluarga El Abidine telah mendirikan tenda berkabung di wilayah Al-Sajana agar kerabat bisa berdoa untuknya dan bayi serta suaminya yang diyakini selamat dalam serangan tersebut.
El Abidine (22) diyakini tewas seketika saat serangan udara pasukan koalisi menghantam Mosul, ibukota de facto kelompok ekstrimis ISIS di Irak seperti dikutip dari laman Express, Minggu (10/7/2016).
El Abidine, yang orang tuanya berasal dari Sudan, meninggalkan Inggris untuk belajar kedokteran di Universitas Ilmu Kedokteran dan Teknologi di ibukota Sudan, Khartoum.
Pada tahun 2015, El Abidine diyakini berada bersama sembilan petugas medis asal Inggris yang diam-diam melakukan perjalanan ke Turki dan kemudian ke Suriah. Peristiwa ini sempat menjadi berita utama di seluruh dunia. Mereka diyakini bergabung dengan ISIS dan memberikan perawatan medis kepada anggota ISIS yang terluka.
Menurut laporan di Sudan, keluarga El Abidine telah mendirikan tenda berkabung di wilayah Al-Sajana agar kerabat bisa berdoa untuknya dan bayi serta suaminya yang diyakini selamat dalam serangan tersebut.
(ian)