AS Tawarkan Kerjasama Militer dengan Rusia di Suriah

Jum'at, 01 Juli 2016 - 19:06 WIB
AS Tawarkan Kerjasama...
AS Tawarkan Kerjasama Militer dengan Rusia di Suriah
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Obama dikabarkan telah mengusulkan perjanjian baru tentang Suriah kepada pemerintah Rusia untuk kerjasama militer terhadap teroris di Suriah. Sebagai gantinya, Amerika Serikat (AS) meminta Rusia untuk menekan rezim Bashar al-Assad guna menghentikan pemboman terhadap kelompok pemberontak yang didukung oleh AS.

Dikutip dari laman Washington Post, Jumat (1/7/2016), proposal perjanjian itu telah dikirimkan ke pemerintah Rusia pada awal pekan ini. Inti dari perjanjian itu adalah AS berjanji untuk bergabung dengan Angkatan Udara Rusia guna berbagi target dan mengkoordinasikan kampanye pemboman terhadap Front al-Nusra yang memerangi pemerintahan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Sebagai gantinya, Rusia harus setuju menekan rezim Assad untuk menghentikan pemboman terhadap kelompok pemberontak Suriah yang tidak termasuk dalam daftar kelompok teroris. AS tidak akan memberikan Rusia lokasi kelompok pemberontak ini di dalam proposal, namun akan menentukan zona geografis yang aman dari serangan udara rezim Assad.

Awalnya, Menteri Pertahanan Ashton Carter menolak kesepakatan ini. Namun pada akhirnya ia harus menerima kesepakatan seiring keluarnya keputusan Presiden Obama. Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby menolak berkomentar terkait proposal perjanjian ini, namun tetap memberikan pembelaan terhadap prinsip-prinsip dasarnya.

"Kami telah sangat jelas tentang kewajiban Rusia guna memastikan kepatuhan rezim dengan penghentian permusuhan. Kami juga telah jelas tentang bahaya yang ditimbulkan oleh Al-Qaeda di Suriah terhadap keamanan nasional kita sendiri. Kami melihat sejumlah langkah untuk mengatasi kedua masalah ini," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
45 menit yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
2 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
4 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved