Tidak Mau Mengekor Inggris, Skotlandia Tetap di UE

Jum'at, 24 Juni 2016 - 16:23 WIB
Tidak Mau Mengekor Inggris,...
Tidak Mau Mengekor Inggris, Skotlandia Tetap di UE
A A A
EDINBURGH - Pemimpin Skotlandia mengatakan, masa depan negaranya adalah tetap bersama Uni Eropa (UE). Pernyataan ini meluncur setelah Inggris dipastikan akan hengkang dari UE.

"Skotlandia telah menyampaikan suara yang kuat dan tegas untuk tetap di Uni Eropa dan saya menyambut pengesahan status Eropa kami. Kami menunggu hasil akhir seluruhnya, tapi Skotlandia telah menyatakan dan berbicara dengan tegas," kata Menteri Pertama Skotlandia dan pemimpin partai nasionalis SNP, Nicola Sturgeon, setelah hasil referendum diumumkan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/6/2016).

Untuk diketahui, salah satu alasan utama Skontlandia menolak kemerdekaan dalam referendum hampir tiga tahun lalu adalah kemerdekaan berarti meninggalkan UE juga. Beberapa wilayah Skotlandia pun goyah dan memilih untuk tetap di Inggris, namun sekarang tampaknya akan memilih untuk bergabung dengan UE dan memisahkan diri dari Inggris.

Memisahkan Skotlandia dari Inggris akan mengakhiri tiga abad sejarah bersama, memulai kembali hubungan ekonomi yang sukses setelah berpisah dan yang akan datang antara Inggris dan UE. Sturgeon yang menjalankan pemerintahan Skotlandia telah berulang kali menunjukkan suara yang berbeda dengan Inggris. Untuk hal ini, Sturgeon harus membangun strategi kemandirian ekonomi yang kuat untuk meyakinkan warga Skotlandia.

Ada faktor besar lainnya menghambat perceraian. Satu kekhawatiran UE tanpa Inggris adalah tidak adanya mitra yang menarik bagi Skotlandia. Selama ini, Skotlandia mengirimkan dua per tiga dari ouputnya ke seluruh Inggris. Faktor lainnya terletak pada kekhawatiran tentang perbatasan antara Inggris dan Skotlandia terkait keamanan dan ekonomi.

"Bisa jadi dalam kepanikan yang terjadi setelah keluarnya Inggris, beberapa orang mungkin ingin tetap dengan apa yang kita masih memiliki," kata seorang anggota parlemen dari SNP, yang berbicara tanpa menyebut nama.
(ian)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris: Covid-19, Resesi,...
Inggris: Covid-19, Resesi, dan Brexit
Tiga Orang Tewas dalam...
Tiga Orang Tewas dalam Serangan Penikaman di Glasgow Skotlandia
Hubungan Panas-Dingin...
Hubungan 'Panas-Dingin' Sejak Lama, Inggris-Skotlandia Pecah
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Berita Terkini
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
13 menit yang lalu
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
1 jam yang lalu
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
1 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
2 jam yang lalu
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
2 jam yang lalu
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved