Inggris Pilih Tinggalkan Uni Eropa, PM Cameron Diminta Lengser

Jum'at, 24 Juni 2016 - 13:16 WIB
Inggris Pilih Tinggalkan...
Inggris Pilih Tinggalkan Uni Eropa, PM Cameron Diminta Lengser
A A A
LONDON - Pemimpin Partai Kemerdekaan Inggris (UKIP), Nigel Farage, menyambut kemenangan pro-Brexit dalam referendum bersejarah, di mana hasil sementara menunjukkan rakyat Inggris memilih negaranya hengkang dari Uni Eropa.

Farage pun meminta Perdana Menteri (PM) Inggris, David Cameron yang anti-Brexit, untuk mengundurkan diri atau lengser.

Kemenangan kubu pro-Brexit pada Jumat (24/6/2016) merupakan hal tak terduga. Sebab, sejumlah survei menjelang referendum menunjukkan bahwa suara pro-Inggris bertahan di Uni Eropa unggul tipis dari suara pro-Brexit.

Baca juga:
Pro-Brexit Menang, Inggris Pilih Hengkang dari Uni Eropa

Hasil penghitungan suara sementara menunjukkan kubu pro-Brexit menang dengan 52 persen suara mengalahkan kubu anti-Brexit dengan 48 persen suara.

”Kami telah berjuang melawan pemerintahan multinasional, terhadap bank-bank merchant besar, melawan politik besar, melawan kebohongan, korupsi dan penipuan. Dan hari ini, kejujuran, kesopanan dan kepercayaan bangsa, saya pikir akan menang sekarang,” kata Farage.

”Kami akan melakukannya tanpa harus berjuang, tanpa peluru diletuskan,” lanjut dia, seperti dikutip Russia Today. Dia menyebut Uni Eropa sebagai “proyek gagal”. Farage juga menyambut hari kemenangan ini sebagai “hari kemerdekaan” Inggris.

Dia lantas meminta David Cameron untuk mengundurkan diri sebagai PM Inggris sesegera mungkin. Meski demikian, sebanyak 84 politikus pro-Brexit sebelumnya tetap mendukung Cameron bertahan sebagai PM Inggris.
(mas)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris: Covid-19, Resesi,...
Inggris: Covid-19, Resesi, dan Brexit
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Inggris setelah Brexit,...
Inggris setelah Brexit, Jadi Negara Adikuasa atau Makin Mundur?
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
5 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
6 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
7 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
8 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
9 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved