Irak Bersiap Lancarkan Serangan Pamungkas ke Fallujah
Minggu, 12 Juni 2016 - 17:28 WIB
Irak Bersiap Lancarkan Serangan Pamungkas ke Fallujah
A
A
A
BAGHDAD - Pasukan gabungan Irak tengah mempersiapkan diri untuk melancarkan serangan pamungkas ke Fallujah. Hal itu disampaikan oleh Komandan Polisi Federal Irak, Shakir Jawdat.
Jadwat menuturkan, saat ini pasukan gabungan tengah mengumpulkan kekuatan untuk melakukan serangan terakhir ke jantung Fallujah. Serangan itu, menurut Jawdat, rencananya akan dilakukan dalam dua atau tiga hari ke depan.
"Serangan ke pusat kota Fallujah akan berlangsung dalam waktu dua atau tiga hari, setelah pasukan keamanan dan al-Hashd al-Shaabi selesai membebaskan wilayah sekitarnya," kata Jadwat dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (12/6).
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak, Haider al-Baghdadi menuturkan, Fallujah dalam waktu dekat akan kembali ke tangan Irak. Selain itu, dirinya dengan percaya diri menyebut, pada akhir tahun ini ISIS akan musnah dari tanah Irak.
Fallujah sendiri yang terletak sekitar 50 kilometer di sebelah barat ibukota Irak Baghdad, adalah salah satu kota terbesar di provinsi Anbar. ISIS telah menguasi kota tersebut sejak tahun 2014 lalu.
Jadwat menuturkan, saat ini pasukan gabungan tengah mengumpulkan kekuatan untuk melakukan serangan terakhir ke jantung Fallujah. Serangan itu, menurut Jawdat, rencananya akan dilakukan dalam dua atau tiga hari ke depan.
"Serangan ke pusat kota Fallujah akan berlangsung dalam waktu dua atau tiga hari, setelah pasukan keamanan dan al-Hashd al-Shaabi selesai membebaskan wilayah sekitarnya," kata Jadwat dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (12/6).
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak, Haider al-Baghdadi menuturkan, Fallujah dalam waktu dekat akan kembali ke tangan Irak. Selain itu, dirinya dengan percaya diri menyebut, pada akhir tahun ini ISIS akan musnah dari tanah Irak.
Fallujah sendiri yang terletak sekitar 50 kilometer di sebelah barat ibukota Irak Baghdad, adalah salah satu kota terbesar di provinsi Anbar. ISIS telah menguasi kota tersebut sejak tahun 2014 lalu.
(esn)