Cameron: Turki Bisa Bergabung dengan UE Setelah Tahun 3000

Minggu, 22 Mei 2016 - 21:57 WIB
Cameron: Turki Bisa...
Cameron: Turki Bisa Bergabung dengan UE Setelah Tahun 3000
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris, David Cameron mengatakan, Turki tidak mungkin bergabung dengan Uni Eropa (UE) dalam waktu dekat. Ia meramalkan bahwa Ankara baru akan disetujui bergabung dengan UE setelah tahun 3.000.

"Hal ini tidak jauh berbeda dengan kartu yang digunakan oleh Turki untuk bergabung dengan UE dalam waktu dekat. Mereka telah menerapkan itu pada tahun 1987," kata Cameron dalam wawancara dengan televisi lokal.

"Pada tingkat kemajuan, menurut perkiraan terbaru, mereka mungkin akan mendapat suara bulat untuk bergabung pada sekitar tahun 3.000," imbuh Cameron seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (22/5/2016).

Pada pertengahan Maret, UE dan Ankara menyetujui kesepakatan dimana Turki berjanji untuk menampung semua migran tak berdokumen yang tiba di UE melalui wilayahnya. Sebagai imbalannya, 28 negara anggota UE berjanji untuk mempercepat tawaran aksesi Turki menjadi anggota UE dan berlakunya aturan bebas visa antara Turki dan wilayah Schengen.

Awal bulan ini, Komisi Eropa merekomendasikan bahwa Parlemen Eropa memberikan suara pada rezim bebas visa bagi Turki setelah negara itu memenuhi semua 72 kondisi yang diperlukan.

Sebagian besar persyaratan telah dipenuhi oleh Ankara, meskipun lima kriteria tetap bermasalah, termasuk revisi undang-undang anti-terorisme nasional Turki dan kebebasan pers.
(ian)
Berita Terkait
Insiden Sofagare, Turki...
Insiden Sofagare, Turki Bantah Kucilkan Presiden Komisi Eropa
Turki Tegaskan Tidak...
Turki Tegaskan Tidak akan Tunduk pada 'Ancaman' UE
Diabaikan selama 24...
Diabaikan selama 24 Tahun, Turki Tidak Lagi Tertarik Menjadi Anggota Uni Eropa
UE Depak Turki dari...
UE Depak Turki dari Daftar Perjalanan Aman, Ankara Kesal
Uni Eropa Tolak Terapkan...
Uni Eropa Tolak Terapkan Sanksi Ekonomi untuk Turki
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Berita Terkini
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
15 menit yang lalu
AS dan Iran Saling Balas...
AS dan Iran Saling Balas Serangan Rudal, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
49 menit yang lalu
Hamas Sangkal Tudingan...
Hamas Sangkal Tudingan Tolak Serahkan Pemerintahan di Gaza
2 jam yang lalu
AS Ungkap Pemimpin Tertinggi...
AS Ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Masih Hidup, Makin Terlibat Melalui Perantara
2 jam yang lalu
Mantan Direktur CIA...
Mantan Direktur CIA Sebut Perang Drone Picu Bahaya dan Peluang, Ini 5 Alasannya
8 jam yang lalu
IRGC Izinkan 24 Kapal...
IRGC Izinkan 24 Kapal Melewati Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved