Kapal AS Patroli di Laut China Selatan, Beijing Murka

Selasa, 10 Mei 2016 - 15:43 WIB
Kapal AS Patroli di...
Kapal AS Patroli di Laut China Selatan, Beijing Murka
A A A
BEIJING - Pemerintah China mengaku geram dengan sikap Amerika Serikat (AS) yang kembali mengirimkan kapal perang untuk melakukan patroli di kawasan Laut China Selatan. Negeri Tirai Bambu itu menyebut kebijakan AS itu sebagai sebuah langkah yang akan merusak stabilitas di kawasan tersebut.

"Kapal AS secara ilegal memasuki perairan tanpa seizin China dan bahwa langkah itu mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, seperti dilansir Reuters pada Selasa (10/5).

Seperti dikabarkan sebelumnya, kapal perang AS kembali berlayar di dekat pulau sengketa di Laut China Selatan. AS tetap nekat melakukan manuver di dekat pulau sengketa meski sudah diperingatkan secara keras oleh China.

Kapal perang AS yang melakukan navigasi di dekat kawasan sengketa itu adalah kapal perang USS William P. Lawrence. Kapal ini berlayar dalam jarak 12 mil laut dari kepulauan Fiery Cross Reef yang diklaim China.

Fasilitas di Kepulauan Fiery Cross Reef termasuk landasan pacu raksasa sepanjang 3.000 meter (10.000 kaki) telah membuat AS khawatir bahwa China akan menggunakannya untuk menekan klaim teritorial yang luas dengan mengorbankan negara pesaing yang lemah.

”Untuk menantang klaim maritim berlebihan dari beberapa (negara) pengklaim di Laut China Selatan. Klaim maritim yang berlebihan ini tidak sesuai dengan hukum internasional yang tercermin dalam Konvensi Hukum Laut, bahwa mereka bermaksud untuk membatasi hak navigasi AS dan semua negara yang berhak untuk latihan,” kata juru bicara Departemen Pertahanan AS, Bill Urban.

Kapal AS Patroli di Laut China Selatan, Beijing Murka
(esn)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
26 menit yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
1 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
1 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
3 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
3 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved