Jong-un: Korut Akan Gunakan Nuklir Jika Terancam
Minggu, 08 Mei 2016 - 11:52 WIB
Jong-un: Korut Akan Gunakan Nuklir Jika Terancam
A
A
A
PYONGYANG - Diktator muda Korea Utara (Korut), Kim Jong-un mengatakan, negaranya tidak akan menggunakan senjata nuklir kecuali kedaulatannya dilanggar oleh negara lain dengan senjata nuklir.
"Sebagai negara senjata nuklir yang bertanggung jawab, Republik kita tidak akan menggunakan senjata nuklir, kecuali kedaulatannya dirambah oleh pasukan musuh agresif dengan nuklir," kata Jong-un dalam kongres Partai Buruh Korea.
Jong-un mengatakan, Korup siap memenuhi kewajibannya untuk non-proliferasi nuklir dan berusaha untuk mengakhiri penumpukan nuklir di dunia. "Korut akan setia memenuhi kewajibannya untuk non-proliferasi dan berusaha untuk denuklirisasi global," ucapnya, seperti dikutip NBC dari kantor berita Korut, KCNA, Minggu (8/5/2016).
Korut berada di bawah sanksi PBB setelah melakukan uji coba nuklir keempat pada bulan Januari lalu dan meluncurkan roket jarak jauh untuk menempatkan objek dalam orbit ruang angkasa.
Meski begitu, sanksi yang dijatuhkan oleh PBB tidak berpengaruh banyak. Korut tetap melakukan aktivitas nuklir dan pengembangan rudal. Mereka bahkan mengklaim telah berhasil membuat miniaturisasi hulu ledak nuklir dan meluncurkan rudal balistik berbasis kapal selam.
"Sebagai negara senjata nuklir yang bertanggung jawab, Republik kita tidak akan menggunakan senjata nuklir, kecuali kedaulatannya dirambah oleh pasukan musuh agresif dengan nuklir," kata Jong-un dalam kongres Partai Buruh Korea.
Jong-un mengatakan, Korup siap memenuhi kewajibannya untuk non-proliferasi nuklir dan berusaha untuk mengakhiri penumpukan nuklir di dunia. "Korut akan setia memenuhi kewajibannya untuk non-proliferasi dan berusaha untuk denuklirisasi global," ucapnya, seperti dikutip NBC dari kantor berita Korut, KCNA, Minggu (8/5/2016).
Korut berada di bawah sanksi PBB setelah melakukan uji coba nuklir keempat pada bulan Januari lalu dan meluncurkan roket jarak jauh untuk menempatkan objek dalam orbit ruang angkasa.
Meski begitu, sanksi yang dijatuhkan oleh PBB tidak berpengaruh banyak. Korut tetap melakukan aktivitas nuklir dan pengembangan rudal. Mereka bahkan mengklaim telah berhasil membuat miniaturisasi hulu ledak nuklir dan meluncurkan rudal balistik berbasis kapal selam.
(ian)