Pembocor Panama Papers Mengaku Bukan Mata-mata

Sabtu, 07 Mei 2016 - 19:04 WIB
Pembocor Panama Papers...
Pembocor Panama Papers Mengaku Bukan Mata-mata
A A A
BERLIN - Pembocor jutaan dokumen keuangan milik firma hukum Mossack Fonseca yang berbasis di Panama, belakangan disebut sebagai Panama Papers, membantah jika dirinya adalah seorang agen mata-mata. Ia menyatakan bahwa motivasinya membocorkan dokumen tersebut adalah "skala keadilan".

Ia mengatakan, Panama Papers telah menunjukkan sejumlah kesalahan yang dilakukan oleh para elit politik, namun tindakan yang diambil tidaklah memuaskan. Ia pun mengaku siap bekerjasama dengan lembaga penegak hukum.

"Sebagai catatan, saya tidak bekerja untuk lembaga pemerintah atau lembaga intelijen, secara langsung atau sebagai kontraktor, dan saya tidak pernah," tegasnya dalam sebuah manifesto yang dikirimkan ke media Jerman, Sueddeutsche Zeitung, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (7/5/2016).

Sosok yang menyebut dirinya John Doe itu juga meminta Komisi Eropa, Inggris, Amerika Serikat dan negara lain untuk melindungi whistleblower. "Whistleblower yang mengekspos kesalahan janganlah dipertanyakan, apakah orang dalam atau orang luar, tapi layak diberikan kekebalan dari retribusi pemerintah, titik," katanya.

Ia pun mengkritik bank, regulator keuangan, otoritas pajak, pengadilan dan profesi hukum, serta media, dimana ia menawarkan dokumen tersebut kepada sejumlah media ternama yang memilih untuk tidak melindungi mereka.

"Dampak kolektif dari kegagalan ini telah menjadi erosi lengkap standar etika, yang pada akhirnya mengarah ke sistem baru yang kita masih sebuah sebagai Kapitalisme, tapi sama saja dengan perbudakan ekonomi," katanya
(ian)
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama, Ini Respons Presiden Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Beberkan Capaian KBRI Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Blusukan Cari Peluang Tingkatkan Kerja Sama RI-Panama
Kepala Humas Meta Mundur...
Kepala Humas Meta Mundur di Tengah Kontroversi Facebook Papers
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
15 menit yang lalu
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
1 jam yang lalu
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
2 jam yang lalu
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
3 jam yang lalu
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
4 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Infografis
Arkeolog Pecahkan Misteri...
Arkeolog Pecahkan Misteri Kutukan Firaun, Ternyata Bukan Sihir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved