Polisi Federal Amerika Tembak 6 Orang, Tiga Tewas
Sabtu, 07 Mei 2016 - 10:34 WIB
Polisi Federal Amerika Tembak 6 Orang, Tiga Tewas
A
A
A
WASHINGTON - Pihak kepolisian di Washington menangkap seorang petugas polisi federal Amerika Serikat (AS) atas dugaan menembak enam orang. Dari enam korban penembakan, tiga di antaranya tewas termasuk istrinya sendiri.
Petugas polisi yang diduga menembak enam orang itu bernama Eulalio Sevilla Tordil, 62. Dia menjabat sebagai polisi di Layanan Departemen Keamanan dan Perlindungan Dalam Negeri Federal AS.
Tordil ditangkap hari Jumat waktu Washington setelah diduga melakukan penembakan di kawasan Maryland, pinggiran Washington dalam tiga serangan pada hari Kamis dan Jumat.
Menurut Kepolisian Washington, Tordil ditangkap di sebuah toko donat di dekat lokasi penembakan yang kedua.
Tordil, lanjut Kepolisian Washington, sebelumnya sudah mengancam akan melakukan "bunuh diri dengan polisi”. Dia ditangkap saat mengenakan pakaian preman.
Kepala Polisi Montgomery County; Thomas Manger, mengkonfirmasi penangkapan Tordil, dalam sebuah konferensi pers, sebagaiman dilansir Reuters, Sabtu (7/5/2016).
”Kami tidak ingin baku tembak ketika dia dibawa ke tahanan,” kata Manger. Tordil, menurutnya, dikepung para petugas polisi yang siaga dengan senjata. Tordil akhirnya menyerah tanpa perlawanan sekitar lima menit setelah pengepungan.
Jaksa Montgomery Conty; John McCharty, mengatakan, Tordil akan dibawa ke pengadilan pada hari Senin pekan depan.
Penembakan pertama yang diduga dilakukan Tordil terjadi di tempat parkir di Westfield Montgomery Mall, Maryland, hari Jumat. Dua pria dan seorang wanita ditembak. Salah satu dari mereka tewas dan lainnya kritis.
Penembakan kedua terjadi sekitar setengah jam kemudian di kawasan Pusat Perbelanjaan Aspen di Silver Spring. Di mana seorang wanita meninggal dan lainnya terluka. Sedangkan korban tewas ketiga adalah istri Tordil, Gladys Tordil, seorang guru kimia SMA yang ditembak saat menjemput dua putri mereka di sekolah, hari Kamis.
Petugas polisi yang diduga menembak enam orang itu bernama Eulalio Sevilla Tordil, 62. Dia menjabat sebagai polisi di Layanan Departemen Keamanan dan Perlindungan Dalam Negeri Federal AS.
Tordil ditangkap hari Jumat waktu Washington setelah diduga melakukan penembakan di kawasan Maryland, pinggiran Washington dalam tiga serangan pada hari Kamis dan Jumat.
Menurut Kepolisian Washington, Tordil ditangkap di sebuah toko donat di dekat lokasi penembakan yang kedua.
Tordil, lanjut Kepolisian Washington, sebelumnya sudah mengancam akan melakukan "bunuh diri dengan polisi”. Dia ditangkap saat mengenakan pakaian preman.
Kepala Polisi Montgomery County; Thomas Manger, mengkonfirmasi penangkapan Tordil, dalam sebuah konferensi pers, sebagaiman dilansir Reuters, Sabtu (7/5/2016).
”Kami tidak ingin baku tembak ketika dia dibawa ke tahanan,” kata Manger. Tordil, menurutnya, dikepung para petugas polisi yang siaga dengan senjata. Tordil akhirnya menyerah tanpa perlawanan sekitar lima menit setelah pengepungan.
Jaksa Montgomery Conty; John McCharty, mengatakan, Tordil akan dibawa ke pengadilan pada hari Senin pekan depan.
Penembakan pertama yang diduga dilakukan Tordil terjadi di tempat parkir di Westfield Montgomery Mall, Maryland, hari Jumat. Dua pria dan seorang wanita ditembak. Salah satu dari mereka tewas dan lainnya kritis.
Penembakan kedua terjadi sekitar setengah jam kemudian di kawasan Pusat Perbelanjaan Aspen di Silver Spring. Di mana seorang wanita meninggal dan lainnya terluka. Sedangkan korban tewas ketiga adalah istri Tordil, Gladys Tordil, seorang guru kimia SMA yang ditembak saat menjemput dua putri mereka di sekolah, hari Kamis.
(mas)