Pangeran Faisal Ngotot Saudi Miliki Nuklir Jika Iran Bikin Bom Nuklir

Sabtu, 07 Mei 2016 - 09:41 WIB
Pangeran Faisal Ngotot...
Pangeran Faisal Ngotot Saudi Miliki Nuklir Jika Iran Bikin Bom Nuklir
A A A
WASHINGTON - Pangeran Arab Saudi, Turki Al-Faisal, bersikeras bahwa Saudi harus memiliki senjata nuklir jika Iran membuat bom nuklir.

Pangeran Al-Faisal adalah mantan Kepala Intelijen Saudi. Dia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat (AS).

Pernyataan Pangeran Al-Faisal soal sikap Saudi terkait kekhawatiran Iran membuat bom nuklir itu muncul saat dia berdebat dengan mantan penasihat keamanan nasional Perdana Menteri Israel; Mayor Jenderal (Purn) Yaakov Amidror di Washington. Debat itu digelar The Washington Institute for Near East Policy.


Mantan pejabat Saudi dan Iran ini kompak menentang jika Iran membuat bom nuklir. Menurut Pangeran Al-Faisal, semua opsi Saudi berada di atas meja jika Iran bergerak ke arah pembuatan bom nuklir.

Termasuk mengakuisisi senjata nuklir, untuk menghadapi kemungkinan apa pun yang mungkin datang dari Iran,” kata Al-Faisal, mencontohkan salah satu opsi Saudi, seperti dikutip CNN, semalam (6/5/2016).

Saudi sendiri sejatinya merupakan pihak yang ikut dalam perjanjian nonproliferasi nuklir. Menurut Al-Faisal, Saudi tetap konsisten menekankn perlunya Timur Tengah menjadi zona bebas senjata pemusnah massal.

Sementara itu, Amidror memprediksi bahwa Iran akan bergerak untuk membuat sebuah bom nuklir menjelang akhir perjanjian nuklir yang disepakati Iran dengan enam kekuatan dunia (Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Prancis dan Jerman).

Pada prinsipnya, Iran bisa pergi (mendapatkan senjata) nuklir dan dari sudut pandang Israel, ini merupakan ancaman bagi eksistensi, kata Amidror. "Kami tidak akan membiarkan ini terjadi.

Polemik nuklir Iran bukanlah poin perdebatan dua mantan pejabat itu. Mereka semula berdebat soal nasib Palestina, di mana Faisal menegaskan rakyat Palestina berhak memiliki negara sendiri. Sedangkan Amidror menyatakan bahwa Israel menolak didikte negara-negara Arab dan minta dunia Arab membawa Palestina ke meja perundingan untuk duduk bersama dengan Israel.
(mas)
Berita Terkait
Israel Serang Iran,...
Israel Serang Iran, Arab Saudi Marah Besar!
Iran Peringatkan Arab...
Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel
Arab Saudi Klarifikasi...
Arab Saudi Klarifikasi Tak Terlibat dalam Mencegat Rudal Iran di Israel
Bertemu Menlu Arab Saudi,...
Bertemu Menlu Arab Saudi, Presiden Iran Sentil Israel
3 Alasan yang Membuat...
3 Alasan yang Membuat Arab Saudi Bermusuhan dengan Iran
Jelang Serangan Israel...
Jelang Serangan Israel ke Iran, AS Jual Senjata Baru ke Saudi dan UEA Senilai Rp35 Triliun
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
3 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
7 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
8 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
9 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
10 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
11 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved