Perangi ISIS, Militer AS Bakal Jatuhkan Bom Cyber
Rabu, 13 April 2016 - 15:50 WIB
Perangi ISIS, Militer AS Bakal Jatuhkan Bom Cyber
A
A
A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) akan menjatuhkan "bom cyber" untuk pertama kalinya dalam memerangi ISIS. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya terkoordinasi memberikan tekanan kepada kelompok ekstrimis ini.
Hal itu dikatakan oleh Wakil Menteri Pertahanan AS, Robert Work, kepada wartawan di pesawat militer dalam perjalanan ke sebuah pangkalan udara di Colorado, seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (13/4/2016).
"Orang-orang ini (ISIS) tengah berada di bawah tekanan besar. Setiap kali kita pergi ke daerah yang mereka pertahankan selama enam bulan terakhir, kita berhasil mengalahkan mereka. Mereka telah pergi, mereka telah mundur," kata Work.
Lebih lanjut Work mengatakan, bahwa AS dan pasukan koalisi telah menempatkan tekanan kepada ISIS dari segala arah. AS dan pasukan koalisi menggunakan setiap kemampuan militernya, termasuk serangan cyber, untuk mengalahkan kelompok tersebut.
Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, Presiden AS Barack Obama mengatakan, sebanyak 40 persen dari wilayah Irak yang pernah berada di bawah kekuasaan ISIS telah dibebaskan lewat operasi pasukan koalisi pimpinan AS.
Hal itu dikatakan oleh Wakil Menteri Pertahanan AS, Robert Work, kepada wartawan di pesawat militer dalam perjalanan ke sebuah pangkalan udara di Colorado, seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (13/4/2016).
"Orang-orang ini (ISIS) tengah berada di bawah tekanan besar. Setiap kali kita pergi ke daerah yang mereka pertahankan selama enam bulan terakhir, kita berhasil mengalahkan mereka. Mereka telah pergi, mereka telah mundur," kata Work.
Lebih lanjut Work mengatakan, bahwa AS dan pasukan koalisi telah menempatkan tekanan kepada ISIS dari segala arah. AS dan pasukan koalisi menggunakan setiap kemampuan militernya, termasuk serangan cyber, untuk mengalahkan kelompok tersebut.
Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, Presiden AS Barack Obama mengatakan, sebanyak 40 persen dari wilayah Irak yang pernah berada di bawah kekuasaan ISIS telah dibebaskan lewat operasi pasukan koalisi pimpinan AS.
(ian)