Menlu Azerbaijan Serukan Penarikan Pasukan dari Karabakh

Kamis, 07 April 2016 - 21:34 WIB
Menlu Azerbaijan Serukan...
Menlu Azerbaijan Serukan Penarikan Pasukan dari Karabakh
A A A
BAKU - Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Elmar Mammadyarov meyerukan penarikan pasukan militer sesegera mungkin dari wilayah konflik bersenjata di wilayah independen de facto Republik Nagorno-Karabakh.

Mammadyarov mengatakan, penundaan penarikan pasukan militer setiap harinya hanya akan menimbulkan bahaya bagi manusia dan menyerukan semua personel militer untuk kembali ke barak mereka, lebih cepat lebih baik dikutip dari Sputnik, Kamis (7/4/2016).

Konflik bersenjata selama empat hari pecah di wilayah Nagorno-Karabakh sejak akhir pekan lalu. Baik militer Azerbaijan maupun milisi yang dibantu oleh Armenia saling menuding satu sama lain telah melakukan pelanggaran perjanjian perdamaian.

Namun, dua hari lalu Azerbaijan dan pasukan etnis Armenia sepakat melakukan gencatan senjata segera. Pengumuman itu datang dari separatis Armenia dan Kementerian Pertahanan Azerbaijan.

”Pada tanggal 5 April pukul 12.00 (08.00 GMT), atas dasar kesepakatan bersama, aksi militer pada garis kontak antara Angkatan Bersenjata Armenia dan Azerbaijan dihentikan," begitu bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Azerbaijan.
(ian)
Berita Terkait
Otoritas Keamanan Gagalkan...
Otoritas Keamanan Gagalkan Upaya Pembunuhan PM Armenia
Azerbaijan: Kami Tak...
Azerbaijan: Kami Tak Butuh Tentara Bayaran Dalam Perang Melawan Armenia
Terus Bertambah, Armenia...
Terus Bertambah, Armenia Sebut 105 Tentaranya Tewas dalam Bentrokan dengan Azerbaijan
Azerbaijan: Jika Ingin...
Azerbaijan: Jika Ingin Gencatan Senjata, Armenia Harus Minta Maaf
Bentrokan Berdarah dengan...
Bentrokan Berdarah dengan Azerbaijan, 49 Tentara Armenia Tewas
Bentrok dengan Armenia,...
Bentrok dengan Armenia, Lebih dari 70 Tentara Azerbaijan Tewas
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
2 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
5 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
6 jam yang lalu
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
7 jam yang lalu
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
8 jam yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved