Saudi Sumbang Rp131,7 M untuk Pusat Anti-Terorisme Nuklir di Wina

Sabtu, 02 April 2016 - 11:23 WIB
Saudi Sumbang Rp131,7...
Saudi Sumbang Rp131,7 M untuk Pusat Anti-Terorisme Nuklir di Wina
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka telah menyumbangkan USD10 juta atau sekitar Rp131,7 miliar untuk membangun pusat khusus anti-terorisme nuklir di Wina, Austria.

Pengumuman itu dirilis kantor berita pemerintah Saudi, SPA, Sabtu (2/4/2016) di tengah pelaksanaan KTT Keamanan Nuklir yang berlangsung di Washington. KTT itu membahas solusi untuk mencegah kelompok teror, seperti ISIS memperoleh senjata nuklir.

Kepala delegasi Saudi di puncak KTT Keamanan Nuklir, Hashim bin Abdullah Yamani, yang juga presiden dari King Abdullah City for Atomic and Renewable Energy, mengatakan bahwa Riyadh adalah salah satu negara pertama yang mendorong langkah-langkah dan perjanjian untuk memerangi terorisme nuklir.


Yamani mengatakan Saudi juga tertarik untuk memproduksi energi bersih melalui fasilitas nuklir damai.


Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, mengatakan bahwa tidak ada keraguan jika kelompok Islamic State (ISIS) berpotensi memperoleh senjata nuklir dan menggunakannya untuk membunuh orang sebanyak mungkin.

Obama menginginkan denuklirisasi sebelum dia meninggalkan Gedung Putih tahun depan.

Selain kekhawatiran ISIS memperoleh senjata nuklir, Obama dan para pemimpin dunia, khususnya pemimpin Jepang dan Korea Selatan telah mencemaskan potensi ancaman senjata nuklir Korea Utara. Ketiga pemimpin ini mendesak Korut menghentikan provokasi atau akan menghadapi tekanan yang lebih hebat.

Obama juga melakukan pembicaraan khusus dengan Presiden China, Xi Jinping, terkait krisis nuklir Korut. Meski China selama ini dianggap sebagai sekutu utama Pyongyang, namun Xi dan Obama sepakat bekerjasama mengatasi potensi ancaman senjata nuklir Korut.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Perkuat Kerja Sama,...
Perkuat Kerja Sama, Amerika Serikat akan Buat Rudal di Arab Saudi
8 Negara Mayoritas Muslim...
8 Negara Mayoritas Muslim yang Jadi Sekutu Amerika Serikat
Media AS: Arab Saudi...
Media AS: Arab Saudi Kibuli Amerika Serikat soal Minyak
Menlu Arab Saudi Ditelepon...
Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Berita Terkini
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
33 menit yang lalu
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
1 jam yang lalu
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 jam yang lalu
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
3 jam yang lalu
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
3 jam yang lalu
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved