Pasukan Kurdi Suriah Bersiap Bebaskan Raqqa dari ISIS
Jum'at, 01 April 2016 - 18:38 WIB
Pasukan Kurdi Suriah Bersiap Bebaskan Raqqa dari ISIS
A
A
A
PARIS - Pemimpin Kurdi Suriah mengatakan, pasukan Kurdi di Suriah dengan koalisi internasional sedang mempersiapkan diri untuk membebaskan Raqqa dari tangan ISIS.
"Pasukan Demokratik Suriah (SDF) sedang mempersiapkan diri bersama dengan koalisi untuk membebaskan Raqqa," kata Saleh Muslim, wartawan di Paris disitir dari Al Araby, Jumat (1/4/2016). SDF sendiri didominasi oleh pasukan Kurdi.
Kendati begitu, Kepala Uni Partai Demokrat (PYD) ini menyatakan, pasukan Kurdi akan tetap membutuhkan dukungan dari 50 ribu warga Arab yang ada di wilayah Raqqa untuk mengambil kota di timur laut Suriah itu. Saat ini, pasukannya tengah mencoba untuk mengambil kendali wilayah yang menjadi koridor akses kelompok teroris tersebut.
Muslim mengatakan, anggota ISIS yang melarikan diri dari Palmyra ketika pasukan rezim Suriah menguasai kota kuno itu pekan lalu kini menuju kota Azaz dari Turki. "Koridor antara Turki dan Raqqa ini harus ditutup dengan bantuan dukungan udara pasukan koalisi," tambahnya.
Setahun lalu, pasukan Kurdi berjuang menangkal serangan ISIS di kota Sureiah yang hancur dari Kobane di perbatasan Turki setelah beberapa bulan terlibat pertempuran sengit.
"Pasukan Demokratik Suriah (SDF) sedang mempersiapkan diri bersama dengan koalisi untuk membebaskan Raqqa," kata Saleh Muslim, wartawan di Paris disitir dari Al Araby, Jumat (1/4/2016). SDF sendiri didominasi oleh pasukan Kurdi.
Kendati begitu, Kepala Uni Partai Demokrat (PYD) ini menyatakan, pasukan Kurdi akan tetap membutuhkan dukungan dari 50 ribu warga Arab yang ada di wilayah Raqqa untuk mengambil kota di timur laut Suriah itu. Saat ini, pasukannya tengah mencoba untuk mengambil kendali wilayah yang menjadi koridor akses kelompok teroris tersebut.
Muslim mengatakan, anggota ISIS yang melarikan diri dari Palmyra ketika pasukan rezim Suriah menguasai kota kuno itu pekan lalu kini menuju kota Azaz dari Turki. "Koridor antara Turki dan Raqqa ini harus ditutup dengan bantuan dukungan udara pasukan koalisi," tambahnya.
Setahun lalu, pasukan Kurdi berjuang menangkal serangan ISIS di kota Sureiah yang hancur dari Kobane di perbatasan Turki setelah beberapa bulan terlibat pertempuran sengit.
(ian)