Tewas Ala Rambo saat Dikepung ISIS, Spetsnaz Rusia Dicap Pahlawan

Sabtu, 26 Maret 2016 - 09:39 WIB
Tewas Ala Rambo saat...
Tewas Ala Rambo saat Dikepung ISIS, Spetsnaz Rusia Dicap Pahlawan
A A A
MOSKOW - Seorang Spetsnaz atau pasukan khusus Rusia yang tewas dengan aksi ala Rambo saat dikepung militan ISIS di Palmyra, Suriah, dianggap pahlawan.

Perwira Spetsnaz itu minta agar dirinya dibunuh dengan serangan udara agar para miltian ISIS yang mengepungnya ikut tewas.

Militer Rusia mengakui ada pasukan rahasianya yang tewas di Palmyra, namun menolak mengungkap identitas dan tanggal kematiannya. Kota Palmyra, dilaporkan telah rebut pasukan Suriah dari pendudukan ISIS setelah dibantu serangan militer Rusia.

(Baca juga: Perwira Pasukan Khusus Rusia Tewas di Palmyra)

Rusia tidak pernah bersedia mengkonfirmasi pengerahan pasukan elite Spetsnaz di Suriah. Namun, banyak laporan mengungkap keberadaan “pasukan siluman” Kremlin itu. Spetsnaz pernah disebut menjalankan misi khusus di Suriah untuk menyelamatkan Presiden Bashar Al-Assad, jika diktator Suriah itu dalam kondisi terancam.

Seorang perwira pasukan operasi khusus Rusia tewas di dekat Palmyra ketika melaksanakan tugas khusus untuk mengarahkan serangan udara Rusia pada target kelompok Islamic State (ISIS),” bunyi pernyataan militer Rusia melalui seorang juru bicara, seperti dikutip IB Times, Sabtu (26/3/2016).

Petugas sedang melakukan tugas tempur di daerah Palmyra selama seminggu, untuk mengidentifikasi target penting ISIS, dan dia melewati tepat koordinat untuk serangan pesawat Rusia. Petugas meninggal sebagai pahlawan, dia menarik api ke dirinya sendiri setelah dikepung oleh teroris,” lanjut pernyataan itu.

Kota Palmyra merupakan warisan budaya dunia yang diakui Unesco. Situs dengan bangunan khas Yunani-Romawi berumur ribuan tahun itu sebagian sudah dihancurkan ISIS.

Beberapa kuil di monument kuno itu diledakkan ISIS karena dianggap sebagai situs “penghujatan agama”. ISIS juga pernah menjadikan panggung amfiteater Romawi di Palmyra sebagai lokasi eksekusi sandera.
(mas)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Daftar Negara Asia Tengah...
Daftar Negara Asia Tengah dengan Jumlah Militan ISIS Terbanyak
10 Negara Asal Serdadu...
10 Negara Asal Serdadu ISIS Terbanyak, Rusia Capai 5.000 Orang
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Intel Asing Rusia: AS...
Intel Asing Rusia: AS Ingin Gunakan Militan Suriah untuk Culik Tentara Rusia dan Iran
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
6 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
7 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
8 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
9 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
10 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
11 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved