Terdesak, ISIS Lari dan Sembunyi di Benteng Tebal di Irak

Kamis, 17 Maret 2016 - 09:19 WIB
Terdesak, ISIS Lari...
Terdesak, ISIS Lari dan Sembunyi di Benteng Tebal di Irak
A A A
WASHINGTON - Para pemimpin senior Islamic State (ISIS) lari dan bersembunyi di sebuah bangunan yang disebut Amerika Serikat (AS) sebagai “benteng tebal” di Irak setelah mereka terdesak akibat serangan militer.

Bangunan yang jadi persembunyian para pentolan ISIS dan keluarganya itu diidentifikasi AS berada di antara Kota Mosul dan Kota Tal Afar.

Tal Afar juga menjadi rute utama ISIS dalam melakukan perjalanan ke Raqqa, Suriah. Hal itu diungkap juru bicara koalisi internasional yang dipimpin AS, Kolonel Steve Warren, kepada wartawan pada hari Rabu.

Zona Itu adalah, lokasi di mana musuh ada di ‘benteng tebal, kata Warren.


Kami telah melihat beberapa pemimpin memindahkan keluarga mereka, kami percaya ke Tal Afar, karena kami telah melihat tekanan yang meningkat di Mosul. Personil, pemimpin, peralatan, arus informasi dan uang, bergerak bolak-balik di dalam koridor itu sepanjang waktu, terus-menerus. Di situlah mereka,” ujarnya, seperti dikutip IB Times, Kamis (17/3/2016).

Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi, yang muncul di depan publik untuk pertama kalinya di Mosul pada 2014, dilaporkan telah pindah ke Hawija, dekat Kirkuk, setelah serangkaian kemunduran dialami ISIS. Kelompok itu diduga telah kehilangan sekitar 22 persen dari wilayah yang mereka duduki dalam beberapa bulan terakhir.

Membakar Alkitab

Mosul telah lama menjadi pusat utama kelompok ISIS dan merupakan salah satu tempat, di mana orang-orang Kristen telah dipaksa untuk meninggalkan rumahnya. Dalam beberapa kasus, sejumlah warga Kristen dibunuh kelompok ISIS karena menolak tunduk.

Pada minggu ini, ISIS juga membakar banyak kitab suci Alkitab di kota itu. Hal itu diungkap aktivis lokal Abdullah al-Mulla.”Militan ISIS membakar ratusan kitab Kristen di pusat Mosul, setelah mengumpulkannya pekan lalu dari sekolah dan gereja-gereja di kota,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Pasukan Pimpinan AS...
Pasukan Pimpinan AS Akhiri Misi Tempur di Irak
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
ISIS Luncurkan Serangan...
ISIS Luncurkan Serangan di Baghdad, 11 Orang Terbunuh, 8 Luka
ISIS Manfaatkan Pandemi...
ISIS Manfaatkan Pandemi COVID-19 untuk Tingkatkan Serangan di Irak
Berita Terkini
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
10 menit yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
7 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
8 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
9 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
10 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved