ISIS Rencanakan Serangan Besar dan Spektakuler di Inggris

Selasa, 08 Maret 2016 - 10:56 WIB
ISIS Rencanakan Serangan...
ISIS Rencanakan Serangan Besar dan Spektakuler di Inggris
A A A
LONDON - ISIS sedang merencanakan serangan besar dan spektakuler di Inggris. Demikian peringatan otoritas anti-teror Kepolisian Inggris.

Kepala Anti-Teror Kepolisian Inggris, Mark Rowley, mengatakan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kemungkinan telah melatih anggotanya hingg level paramiliter untuk melaksanakan serangan besar di Inggris.

Menurutnya, polisi memiliki bukti bahwa ISIS atau Daesh sedang mencoba membangun serangan lebih besar secara global, termasuk di Inggris.
Berbicara pada konferensi pers di London pada Senin (7/3/2016), Rowley mengatakan bahwa serangan skala besar adalah "langkah berikutnya” bagi kelompok teror.
Rowley melanjutkan, meskipun tentara dan polisi menjadi target kelompok itu, namun “gaya hidup” masyarakat Barat juga berpotensi menjadi target serangan.

Tingkat ancaman teror di Inggris pada saat ini, kata dia, cukup parah. Intelijen juga percaya bahwa serangan terkait terorisme “sangat mungkin” terjadi di Inggris.”Itu hanya satu di tingkat bawah, peringkat kritis ketika serangan dinilai menjadi dekat,” katanya, seperti dikutip IB Times.

Rowley menambahkan, sifat dari ancaman ISIS berubah-ubah. ”Dalam beberapa bulan terakhir, kami telah melihat adanya perluasan itu, ada rencana lebih jauh untuk menyerang gaya hidupBarat. Pergi dari fokus yang sempit yakni pada polisi dan simbol militer negara untuk sesuatu yang jauh lebih luas,” ujarnya.

Dan Anda melihat kelompok teroris yang memiliki ambisi besar untuk serangan besar dan spektakuler, bukan hanya yang telah kita lihat digagalkan sampai saat ini,” imbuh dia.

Data otoritas keamanan Inggris mencatat, sekitar 800 warga Inggris telah pergi untuk berperang di Suriah dan Irak. Setelah serangan teror di Paris, Rowley dan kepala kontra-terorisme lainnya di Eropa khawatir bahwa ISIS berniat melakukan serangan massal terhadap korban-korban di Barat.

(mas)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
3 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
7 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
8 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
9 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
10 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved