Wanita Pemenggal Anak di Rusia Dendam pada Serangan Putin di Suriah

Kamis, 03 Maret 2016 - 15:53 WIB
Wanita Pemenggal Anak...
Wanita Pemenggal Anak di Rusia Dendam pada Serangan Putin di Suriah
A A A
MOSKOW - Gyulchekhra Bobokulova, 38, wanita yang memenggal gadis cilik dan memamerkan potongan kepala korban di Moskow, mengaku aksinya sebagai balas dendam atas serangan rezim Presiden Vladimir Putin di Suriah.

Bobokulova membuat heboh Moskow setelah memamerkan potongan kepala korban bernama Nastya M yang baru berumur lima tahun di luar stasiun di metro Oktyabrskoe Pole. Tersangka adalah seorang baby sitter sedangkan korbannya adalah anak asuhnya.

(Baca: Fakta-fakta Horor Wanita Pemenggal Anak di Moskow)

”Saya membalas dendam terhadap darah mereka yang tumpah,” kata Bobokulova, yang merupakan warga Uzbekistan itu, seperti dikutip Reuters, Kamis (3/3/2016).

Putin menumpahkan darah, pesawatnya melakukan pengeboman. Mengapa jadi Muslim yang terbunuh? Mereka juga ingin hidup,” katanya dalam sebuah video yang disebarkan seorang blogger.



Bobokulova dalam sidang awal di Moskow, sebelumnya membuat klaim aneh. Dia mengaku aksi pembunuhan secara kejam terhadap gadis cilik yang dia asuh itu atas perintah Tuhan.

(Baca juga: Wanita Pemenggal Gadis Cilik di Rusia Mengaku Diperintah Tuhan)

Wanita yang dijuluki “pengasuh berdarah” itu telah diperiksa kejiwaannya. ”Itu Tuhan yang memerintahkan,” katanya kepada wartawan saat dibawa ke pengadilan.
Kremlin sendiri seperti diketahui telah meluncurkan serangan udara di Suriah sejak 30 September 2015 atas permintaan Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Intervensi Rusia telah menolong rezim Assad mengubah situasi konflik di negara Timur Tengah itu. Salah satunya, pasukan Assad berhasil merebut sejumlah wilayah yang sebelumnya dikuasai pemberontak dan kelompok teror.
(mas)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
22 menit yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
1 jam yang lalu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
2 jam yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
3 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
3 jam yang lalu
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved