Keputusan Saudi Mengirim Pasukan ke Suriah Tak Bisa Diubah

Jum'at, 12 Februari 2016 - 10:52 WIB
Keputusan Saudi Mengirim...
Keputusan Saudi Mengirim Pasukan ke Suriah Tak Bisa Diubah
A A A
RIYADH - Militer Arab Saudi menegaskan bahwa keputusan untuk mengirim pasukan ke Suriah sudah final dan tidak dapat diubah. Saudi menyatakan, pasukan yang dikirim ke Suriah untuk memerangi kelompok ISIS.

Untuk meningkatkan dan menguatkan upaya melawan militan sudah final dan tidak dapat diubah,” kata juru bicara militer Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed Al-Assiri.

Jenderal Saudi itu melanjutkan bahwa Riyadh adalah siap dan akan berperang bersama sekutu koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk mengalahkan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah.

(Baca: Rusia Peringatkan Perang Dunia Baru Bisa Pecah di Suriah)

AS sendiri telah menyambut baik keputusan Saudi. ”Kami mewakili (keputusan) Saudi hanya dalam pengiriman pasukan,” ujar Assiri, seperti dikutip Al Arabiya, semalam.

Dia juga mengirim pesan kepada Iran. Menurutnya, jika Teheran serius dalam memerangi ISIS, maka harus berhenti mendukung terorisme di Suriah dan Yaman.


Riyadh telah lama menuduh Teheran mendukung milisi Houthi di Yaman untuk melawan pemerintah yang secara sah diakui internasional. Sedangkan dalam krisis Suriah, Iran merupakan sekutu utama pendukung rezim Presiden Bashar Al-Assad.

Pernyataan militer Saudi itu muncul saat Menteri Pertahanan Saudi Mohammed bin Salman mengunjungi markas NATO di Brussels untuk membahas perang saudara di Suriah. Keputusan Saudi itu juga disambut baik oleh Inggris.
(mas)
Berita Terkait
6 Alasan Fundamental...
6 Alasan Fundamental Mengapa Pemimpin Arab Takluk kepada Presiden Suriah
Delegasi Arab Saudi...
Delegasi Arab Saudi Tiba di Suriah, Bahas Pembukaan Kembali Kedubes
Pertama dalam 10 Tahun,...
Pertama dalam 10 Tahun, Menteri Luar Negeri Suriah Sambangi Arab Saudi
Bos CIA: AS Dibutakan...
Bos CIA: AS Dibutakan Kesepakatan Arab Saudi dan Iran
Habis Lebaran, Arab...
Habis Lebaran, Arab Saudi dan Suriah Dilaporkan Sepakat Kembali Buka Kedutaan
Presiden Bashar al-Assad...
Presiden Bashar al-Assad Sambangi Arab Saudi, Pertama Kali sejak Perang Suriah Pecah
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
18 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
2 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
3 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved