Jepang Bakal Tembak Jatuh Rudal Korut
Rabu, 03 Februari 2016 - 15:12 WIB
Jepang Bakal Tembak Jatuh Rudal Korut
A
A
A
TOKYO - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jepang dalam pernyataannya menyatakan, akan menghancurkan rudal Korea Utara (Korut) jika menimbulkan ancaman bagi keamanan negara tersebut.
Pada hari Selasa kemarin, Organisasi Maritim Internasional (IMO) menegaskan telah menerima pemberitahuan rencana Korut untuk meluncurkan satelit antara tanggal 8 dan 25 Februari. Namun, Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa Korut berencana untuk meluncurkan rudal jarak jauh.
"Untuk melindungi kehidupan dan kerusakan properti (penduduk Jepang), tindakan tegas amat diperlukan terhadap rudal tersebut, jika rudal tersebut jatuh di wilayah negara kita," bunyi pernyataan Kemhan Jepang seperti dikutip dari laman Sputniknews, Rabu (3/2/2016).
Menurut Kemhan Jepang, pihaknya akan menggunakan rudal SM-3 untuk menembak jatuh rudal Korut. Rudal SM-3 dipasang pada kapal yang dilengkapi dengan Sistem Pertahanan Rudal Balistik Aegis atau dengan sistem rudal Patriot.
Ketegangan atas program nuklir dan rudal balistik Korut meningkat setelah Pyongyang pada 6 Januari lalu mengatakan bahwa mereka telah berhasil melakukan uji coba bom hidrogen. Pernyataan ini memicu kecaman dari masyarakat internasional.
Pada hari Selasa kemarin, Organisasi Maritim Internasional (IMO) menegaskan telah menerima pemberitahuan rencana Korut untuk meluncurkan satelit antara tanggal 8 dan 25 Februari. Namun, Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa Korut berencana untuk meluncurkan rudal jarak jauh.
"Untuk melindungi kehidupan dan kerusakan properti (penduduk Jepang), tindakan tegas amat diperlukan terhadap rudal tersebut, jika rudal tersebut jatuh di wilayah negara kita," bunyi pernyataan Kemhan Jepang seperti dikutip dari laman Sputniknews, Rabu (3/2/2016).
Menurut Kemhan Jepang, pihaknya akan menggunakan rudal SM-3 untuk menembak jatuh rudal Korut. Rudal SM-3 dipasang pada kapal yang dilengkapi dengan Sistem Pertahanan Rudal Balistik Aegis atau dengan sistem rudal Patriot.
Ketegangan atas program nuklir dan rudal balistik Korut meningkat setelah Pyongyang pada 6 Januari lalu mengatakan bahwa mereka telah berhasil melakukan uji coba bom hidrogen. Pernyataan ini memicu kecaman dari masyarakat internasional.
(ian)