Tolak Perpanjangan Keadaan Darurat, Menkeh Prancis Mundur

Rabu, 27 Januari 2016 - 21:21 WIB
Tolak Perpanjangan Keadaan...
Tolak Perpanjangan Keadaan Darurat, Menkeh Prancis Mundur
A A A
PARIS - Menteri Kehakiman (Menkeh) Prancis, Christiane Taubira, mengundurkan diri dari jabatannya. Ia melakukan hal itu karena menolak rencana Presiden Prancis, Francois Hollande, untuk memperpanjang masa situasi darurat. Taubira menilai langkah Presiden Hollande memperpanjang keadaan darurat sama sekali tidak berguna dalam memerangi radikalisasi warga Prancis.

Dia mengatakan, langkah keadaan darurat yang meliputi penggeledahan rumah secara acak dan larangan melakukan pertemuan telah melawan prinsip-prinsip dasar Prancis dan dalam hal apapun tidak akan mencegah serangan lain.

"Kita harus meninggalkan aturan hukum, nilai-nilai kita, individu dan kebebasan kolektif atau kebebasan publik. Jika kita menyatakan perang, itu adalah jebakan semantik dan etika, karena menunjukkan bahwa kita memiliki tujuan yang sama dan ambisi sebagai sisi lain," katanya katanya seperti dikutip dari Sputniknews, Rabu (27/1/2016).

Sebelumnya, Presiden Prancis, Francois Hollande, berkeinginan untuk memperpanjang masa darurat di Prancis hingga 3 bulan ke depan. Prancis telah memberlakukan masa darurat sejak November lalu dan akan berakhir pada Februari ini.

"Saya pikir memperpanjang masa darurat adalah ide yang baik dan itu berguna, karena kontribusi untuk keamanan kami. Kami harus terus waspada terhadap ancaman sehari-hari," kata Menteri Pertahanan Prancis, Jean-Yves Le Drian.
(ian)
Berita Terkait
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
Teror Kepala Babi Gegerkan...
Teror Kepala Babi Gegerkan 6 Masjid di Penjuru Paris
Setelah Rusia, Prancis...
Setelah Rusia, Prancis Jadi Target Teror ISIS-Khorasan
Dua Tewas dan 4 Luka...
Dua Tewas dan 4 Luka Dalam Penembakan di Paris, Pelaku Ditangkap
BREAKING NEWS: Dua Tewas...
BREAKING NEWS: Dua Tewas Dalam Aksi Penembakan di Pusat Kota Paris
37 Terluka dalam Ledakan...
37 Terluka dalam Ledakan di Paris, Tidak Korban WNI
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
5 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
6 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
7 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
8 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
9 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
10 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved