Pemberi Budak Seks dan Kelabui MI5, ISIS Puji Jihadi John

Kamis, 21 Januari 2016 - 11:41 WIB
Pemberi Budak Seks dan...
Pemberi Budak Seks dan Kelabui MI5, ISIS Puji Jihadi John
A A A
RAQQA - Kelompok ISIS menerbitkan obituari khusus berisi pujian terhadap algojo bengisnya, Mohammed Emwazi alias Jihadi John yang tewas oleh serangan udara di Suriah. ISIS memuji Jihadi John yang murah hati memberikan budak seks perempuan pada militan lain dan sukses mengelabui badan intelijen Inggris, MI5.

Orbituari itu muncul dalam majalah propaganda ISIS, Dabiq. Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memuji Jihadi John sebagai militan terhormat, tulus, ambisius dan antusias. ISIS mengkonfirmasi bahwa pemuda 27 tahun itu tewas pada 12 November 2015 saat mobil yang dia tumpangi di Raqqa, Suriah, jadi target serangan udara.

Jihadi John lahir di Kuwait dengan nama Mohammed Emwazi. Dia saat kecil pindah ke Inggris bersama keluarganya. Pada tahun 2014, dia menjadi pemberitaan utama dengan video pemenggalan sejumlah sandera Barat, di mana dia menjadi algojo.

Di obituari, ISIS menyebutnya sebagai Abu Muharib al-Muhajir yang berasal dari timur laut Semenanjung Arab, sedangkan ibunya berasal dari Yaman.

”Berkat rahmat dan berkah dari Tuhan, bahwa Abu Muharib menggapai hadiah dari akidah dan manhaj yang benar meskipun berada di salah satu pusat kafir,” bunyi orbituari ISIS, mengacu pada Inggris negara yang pernah jadi tempat tinggal pria itu, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (21/1/2016).

Ketulusan, ambisi dan semangatnya untuk bekerja dan demi Tuhan dia menonjol, dia tumbuh untuk dicintai dan dihormati oleh banyak orang,” lanjut orbituari itu. Pria itu pernah jadi target utama serangan Amerika Serikat (AS) dan koalisinya di Suriah setelah memenggal wartawan James Foley, Steven Sotloff dan beberapa pekerja bantuan sosial seperti David Haines, Allan Henning dan Petter Kassig.

Majalah online Dabiq juga menulis bahwa Emwazi dikenal karena “murah hati” dengan memberikan hadiah budak seks perempuan untuk militan ISIS yang belum menikah. Aksinya mengelabui MI5 sehingga bisa lari dari Inggris ke Timur Tengah juga diulas majalah ISIS itu.
(mas)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
2 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
3 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
5 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
5 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
7 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
8 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved