Presiden Ceko Sebut Aliran Pengungsi ke Eropa Terencana
Minggu, 27 Desember 2015 - 22:16 WIB
Presiden Ceko Sebut Aliran Pengungsi ke Eropa Terencana
A
A
A
PRAHA - Presiden Ceko Milos Zeman mengaku tidak percaya bahwa aliran pengungsi yang datang dari Timur Tengah ke Eropa adalah sebuah hal yang spontan. Dirinya yakin bahwa hal itu sudah direncanakan.
Ceko merupakan salah satu negara yang turut terkena dampak dari aliran pengungsi baik dari Irak dan Suriah. Walaupun bukan negara tujuan, Ceko adalah salah satu negara transit para pengungsi dari kedua negara tersebut.
"Saya amat yakin bahwa kita sedang menghadapi invasi terorganisir dan bukan gerakan spontan dari para pengungsi," kata Zeman dalam sebuah pernyataa, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (27/12).
Dirinya juga menuturkan, negara-negara Eropa harusnya sedikit memilih-memilih untuk menerima para pengungsi. "Belas kasih hanya ditunjukan kepada orang tua, mereka yang sakit, dan juga anak-anak. Dan, bukan untuk para pemuda yang berada dalam kondisi sehat," sambungnya.
Zeman, seperti diberitakan sebelumnya menyatakan, para pemuda tersebut harusnya mengangkat senjata dan membantu pemerintah mereka untuk melepaskan diri dari ancaman ISIS, dan bukan melarikan diri ke Eropa.
Pemimpin Ceko berusia 71 tahun itu menyebut kaburnya para pemuda itu ke Eropa, justru merugikan negara asal mereka. Hal itu, lanjut Zeman hanya akan memperkuat ISIS.
Ceko merupakan salah satu negara yang turut terkena dampak dari aliran pengungsi baik dari Irak dan Suriah. Walaupun bukan negara tujuan, Ceko adalah salah satu negara transit para pengungsi dari kedua negara tersebut.
"Saya amat yakin bahwa kita sedang menghadapi invasi terorganisir dan bukan gerakan spontan dari para pengungsi," kata Zeman dalam sebuah pernyataa, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (27/12).
Dirinya juga menuturkan, negara-negara Eropa harusnya sedikit memilih-memilih untuk menerima para pengungsi. "Belas kasih hanya ditunjukan kepada orang tua, mereka yang sakit, dan juga anak-anak. Dan, bukan untuk para pemuda yang berada dalam kondisi sehat," sambungnya.
Zeman, seperti diberitakan sebelumnya menyatakan, para pemuda tersebut harusnya mengangkat senjata dan membantu pemerintah mereka untuk melepaskan diri dari ancaman ISIS, dan bukan melarikan diri ke Eropa.
Pemimpin Ceko berusia 71 tahun itu menyebut kaburnya para pemuda itu ke Eropa, justru merugikan negara asal mereka. Hal itu, lanjut Zeman hanya akan memperkuat ISIS.
(esn)