Bisa Perang Apokaliptik, AS Tolak Musnahkan ISIS Pakai Nuklir

Jum'at, 11 Desember 2015 - 08:17 WIB
Bisa Perang Apokaliptik,...
Bisa Perang Apokaliptik, AS Tolak Musnahkan ISIS Pakai Nuklir
A A A
WASHINGTON - Pentagon menolak ide memusnahkan ISIS di Timur Tengah dengan menggunakan bom nuklir. Ide itu muncul dari kandidat calon presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Ted Cruz.

Pentagon khawatir penggunaan bom nuklir untuk memusnahkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bisa mengarah pada “perang apokaliptik”. Penolakan dari Pentagon itu disampaikan Kapal Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Paul Selva di depan Komite Angkatan Bersenjata Senat AS.

Senator AS, Claire McCaskill, takut penggunaan bom nuklir memakan banyak korban sipil. Jenderal Selva juga setuju dengan ketakutan yang diutarakan McCaskill, sehingga dia menolak ide dari Cruz.


Selain itu, Jenderal Selva mengatakan, menggunakan senjata nuklir akan memberi makan narasi Daesh atau ISIS tentang "perang apokaliptikdengan Barat. Menurut Selva, sebagaimana dikutip Sputnik, Jumat (11/12/2015), serangan dengan bom nuklir bertentangan dengan kepentingan keamanan nasional AS.


Dia menegaskan, penggunaan bom nuklir atau dikenal sebagai “bom karpet” tidak untuk militer AS sekarang dan tidak pula untuk militer AS di masa depan.

Ted Cruz pada pekan lalu di Iowa menyatakan AS harus menggunakan bom nuklir untuk memusnahkan ISIS di Timur Tengah. ”Kami benar-benar akan menghancurkan ISIS. Kami akan mengginakan ‘bom karpet mereka yang terlupakan. Saya tidak tahu apakah pasir dapat bersinar dalam gelap, tapi kami akan mencari tahu,” ujar Cruz.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin juga berharap bahwa Rusia tidak perlu menggunakan bom nuklir untuk memusnahkan ISIS. Menurut Putin, penggunaan rudal Kalibr yang ditembakkan dari kapal selam di Mediterania dengan target basis ISIS di Raqqa bisa saja dilengkapi hulu ledak nuklir, namun dia berpikir hal itu tidak perlu.
(mas)
Berita Terkait
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
AS Samakan Tentara Bayaran...
AS Samakan Tentara Bayaran Rusia Wagner Group dengan ISIS
Rusia Ungkap Bagaimana...
Rusia Ungkap Bagaimana AS Memfasilitasi Pembentukan Kelompok Teror Seperti ISIS
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
25 menit yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
1 jam yang lalu
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
2 jam yang lalu
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
2 jam yang lalu
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
3 jam yang lalu
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved