Mengejutkan, ISIS Pamer Tank dan Senjata Canggih Curian dari Irak
Kamis, 10 Desember 2015 - 11:41 WIB
Mengejutkan, ISIS Pamer Tank dan Senjata Canggih Curian dari Irak
A
A
A
DEIR EZZOR - Militan ISIS merilis sejumlah foto mengejutkan, di mana para militan kelompok itu memamerkan tank dan berbagai senjata canggih yang diperoleh dengan menjarah dari militer Irak.
Tank yang dipamerkan militan Negara Islam Irak dan Suriah adalah tank lapis baja buatan Barat. Selain tank, mereka memamerkan peluncur roket genggam hingga senapan serbu otomatis. Foto-foto yang dirilis Daily Mail, Kamis (10/12/2015) itu diambil ketika senjata-senjata canggih itu digunakan ISIS dalam pertempuran di dekat bandara militer Deir Ezzor di Suriah.
Meski memamerkan peralatan tempur canggih itu, mereka jarang menggunakannya setelah pesawat jet tempur dari Rusia, Amerika Serikat (AS) Inggris dan Prancis secara bertubi-tubi menyerang basis-basis kelompok itu di Suriah.
Foto-foto itu muncul tak lama setelah Amnesty International melansir laporan bahwa senjata-senjata yang digunakan ISIS berasal dari Inggris, Prancis, Rusia dan AS. Organisasi HAM itu pada awal pekan ini melaporkan, senapan serbu dan senjata kecil yang digunakan ISIS saat ini kemungkinan berasal dari Inggris yang dikirim ke Irak saat invasi tahun 2003. Setelah invasi berakhir, senjata-senjata Inggris itu diduga jatuh ke tangan mereka.
”Puluhan senjata mengalir bebas ke Irak dan ketika ISIS mengambil alih wilayah ini, mereka seperti anak-anak di toko permen. Fakta bahwa negara termasuk Inggris tidak sengaja mempersenjatai ISIS,” kata seorang direktur program senjata Amnesty International, Oliver Sprague.
”Risiko harus diperhitungkan jauh lebih hati-hati, dan kita tidak harus menunggu skenario kasus terburuk yang terjadi sebelum bertindak untuk mencegah penjualan senjata yang bisa menyulut kekejaman,” lanjut Sprague.
Tank yang dipamerkan militan Negara Islam Irak dan Suriah adalah tank lapis baja buatan Barat. Selain tank, mereka memamerkan peluncur roket genggam hingga senapan serbu otomatis. Foto-foto yang dirilis Daily Mail, Kamis (10/12/2015) itu diambil ketika senjata-senjata canggih itu digunakan ISIS dalam pertempuran di dekat bandara militer Deir Ezzor di Suriah.
Meski memamerkan peralatan tempur canggih itu, mereka jarang menggunakannya setelah pesawat jet tempur dari Rusia, Amerika Serikat (AS) Inggris dan Prancis secara bertubi-tubi menyerang basis-basis kelompok itu di Suriah.
Foto-foto itu muncul tak lama setelah Amnesty International melansir laporan bahwa senjata-senjata yang digunakan ISIS berasal dari Inggris, Prancis, Rusia dan AS. Organisasi HAM itu pada awal pekan ini melaporkan, senapan serbu dan senjata kecil yang digunakan ISIS saat ini kemungkinan berasal dari Inggris yang dikirim ke Irak saat invasi tahun 2003. Setelah invasi berakhir, senjata-senjata Inggris itu diduga jatuh ke tangan mereka.
”Puluhan senjata mengalir bebas ke Irak dan ketika ISIS mengambil alih wilayah ini, mereka seperti anak-anak di toko permen. Fakta bahwa negara termasuk Inggris tidak sengaja mempersenjatai ISIS,” kata seorang direktur program senjata Amnesty International, Oliver Sprague.
”Risiko harus diperhitungkan jauh lebih hati-hati, dan kita tidak harus menunggu skenario kasus terburuk yang terjadi sebelum bertindak untuk mencegah penjualan senjata yang bisa menyulut kekejaman,” lanjut Sprague.
(mas)