AS Siapkan USD 5 Juta untuk Informasi Penyalur Anggota Asing ISIS
Kamis, 19 November 2015 - 20:01 WIB
AS Siapkan USD 5 Juta untuk Informasi Penyalur Anggota Asing ISIS
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan memberikan hadiah sebesar USD5 juta untuk siapa saja yang bisa memberikan informasi mengenai penyalur pejuang asing ISIS ke Suriah.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Tirad al-Jarba, yang juga dikenal dengan nama samaran Abu Muhammad al-Shimali, adalah anggota senior kelompok ekstrimis ISIS. Ia telah ditetapkan sebagai teroris oleh AS dan DK PBB, yang secara otomatis telah berlaku pencekalan terhadapnya dan aset-aset miliknya telah dibekukan.
Seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (19/11/2015), menurut daftar sanksi PBB, saat ini Al-Jabra berusia 35 tahun. Dia adalah warga Arab Saudi dan juga mantan anggota Al-Qaeda. Sedangkan Deplu AS menyatakan, ia adalah pemimpin ISIS di kota perbatasan Suriah Jarablus, yang berdekatan dengan kota Turki, Gaziantep.
Jarba kini telah dimasukan dalam program “Rewards for Justice”, di tengah persiapan Turki dan AS melakukan operasi besar-besaran untuk mengamankan daerah perbatasan Jarablus.
Turki dan AS nantinya akan mendapat bantuan dari kapal induk milik Prancis, Charles De Gaulle, yang telah dipersiapkan untuk meningkatkan serangan terhadap ISIS.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Tirad al-Jarba, yang juga dikenal dengan nama samaran Abu Muhammad al-Shimali, adalah anggota senior kelompok ekstrimis ISIS. Ia telah ditetapkan sebagai teroris oleh AS dan DK PBB, yang secara otomatis telah berlaku pencekalan terhadapnya dan aset-aset miliknya telah dibekukan.
Seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (19/11/2015), menurut daftar sanksi PBB, saat ini Al-Jabra berusia 35 tahun. Dia adalah warga Arab Saudi dan juga mantan anggota Al-Qaeda. Sedangkan Deplu AS menyatakan, ia adalah pemimpin ISIS di kota perbatasan Suriah Jarablus, yang berdekatan dengan kota Turki, Gaziantep.
Jarba kini telah dimasukan dalam program “Rewards for Justice”, di tengah persiapan Turki dan AS melakukan operasi besar-besaran untuk mengamankan daerah perbatasan Jarablus.
Turki dan AS nantinya akan mendapat bantuan dari kapal induk milik Prancis, Charles De Gaulle, yang telah dipersiapkan untuk meningkatkan serangan terhadap ISIS.
(ian)