Sebelum Teror Paris, MI5 Khawatir ISIS Balas Dendam untuk Jihadi John

Sabtu, 14 November 2015 - 15:33 WIB
Sebelum Teror Paris,...
Sebelum Teror Paris, MI5 Khawatir ISIS Balas Dendam untuk Jihadi John
A A A
LONDON - Sejumlah media Inggris melaporkan, beberapa jam sebelum rentetan teror melanda Paris, pihak MI5 telah mengkhawatirkan adanya serangan balas dari ISIS untuk kematian algojonya, Jihadi John alias Mohammed Emwazi.

MI5 telah menyadap komunikasi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang berencana mengambil tindakan atas nama Jihadi John. Algojo ISIS itu diyakini tewas oleh serangan pesawat tanpa awak Amerika Serikat (AS) di Raqqa, Suriah.

Korban tewas dari rentetan teror di Paris dilaporkan telah mencapai 153 orang, termasuk para penyerangnya. Salah satu ahli keamanan mengatakan kepada Telegraph, bahwa kematian Jihadi John bisa dijadikan alasan kelompok ISIS untuk melakukan serangan di Inggris.

(Baca: Rentetan Penembakan Mengerikan Guncang Paris, 140 Orang Tewas)

Saat ini keluarga Emwazi di London mendapat perlindungan ketat. Direktur Studi Keamanan Internasional di Royal United Services Institute (RUSI), Raffaello Pantucci, tidak memungkiri jika kematian algojo ISIS itu bisa memicu lebih banyak “martir”.

“Saya akan lebih khawatir tentang orang-orang yang terinspirasi olehnya daripada diarahkan,” kata Pantucci.

Ahli keamanan lain yang juga dari RUSI, Shashank Joshi, sependapat bahwa kematian Jihadi John akan memicu reaksi para calon “martir”. ”Meskipun ada beberapa calon yang mungkin terhalang oleh prospek kematian yang cepat, ada banyak lagi yang akan melihatnya sebagai bagian integral dari kemartiran,” ujarnya, seperti dikutip Daily Mirror, Sabtu (14/11/2015).

Kemarin, militer AS yakin Jihadi John tewas bersama sahabatnya saat pesawat tanpa awak menyerang sebuah kendaraan di Raqqa, Suriah. Kendaraan itu diyakini ditumpangi Jihadi John.

Juru bicara militer AS, Kolonel Steve Warren, mengatakan pihaknya butuh beberapa waktu untuk mengkonfirmasi kematian algojo ISIS asal Inggris itu.

(Baca: Pejabat AS Bilang 99 Persen Algojo ISIS Jihadi John Tewas)

”Kami tahu pasti sistem senjata yang digunakan mencapai target yang dimaksudkan,” katanya. ”Kita perlu untuk menyelesaikan verifikasi orang-orang yang kami pikir mereka (Jihadi John dan para temannya).”

”Serangan pesawat tak berawak itu menggunakan rudal Hellfire. Bagi kami itu adalah serangan udara cukup rutin. Kami telah membunuh rata-rata para pemimpin ISIS kelas menengah ke atas setiap dua hari sejak Mei, jadi itu cukup rutin,” lanjut Warren.
(mas)
Berita Terkait
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
Setelah Rusia, Prancis...
Setelah Rusia, Prancis Jadi Target Teror ISIS-Khorasan
4 Negara di Eropa yang...
4 Negara di Eropa yang Diprediksi Jadi Target Serangan ISIS-Khorasan
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pria Berpisau Teriak...
Pria Berpisau Teriak Prancis Diperintah Negara Islam, Serang Stasiun Paris Lalu Ditembak Petugas
Teror Kepala Babi Gegerkan...
Teror Kepala Babi Gegerkan 6 Masjid di Penjuru Paris
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
26 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
56 menit yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 jam yang lalu
Infografis
3 Opsi Iran Balas Dendam...
3 Opsi Iran Balas Dendam pada Israel atas Pembunuhan Pemimpin Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved