Mesir Mengaku Tak Terima Info Intelijen Soal Bom di Metrojet
Sabtu, 07 November 2015 - 23:21 WIB
Mesir Mengaku Tak Terima Info Intelijen Soal Bom di Metrojet
A
A
A
KAIRO - Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry menuduh sejumlah negara tidak mau berbagi informasi intelijen yang berkaitan dengan kecelakaan pesawat Metrojet Rusia akhir pekan lalu. Namun, Shoukry tidak mau menyebutkan negara-negara yang dimaksud.
"Kami adalah pihak yang terkait dengan masalah ini. Kami berharap bahwa informasi yang diberikan di tingkat teknis diberikan kepada kami, bukan dirilis ke media," ujarnya seperti dikutip dari laman BBC, Sabtu (7/11/2015).
"Mesir adalah co-operasi untuk meyakinkan negara-negara ini, bahwa langkah-langkah (keamanan) yang dilakukan oleh Mesir sesuai dengan standar internasional," tambahnya.
Shoukry juga mengkritik kegagalan kerjasama dalam memerangi terorisme dan menuduh beberapa negara lebih mementingkan kepentingannya sendiri dan meremehkan tantangan terorisme yang dihadapi Mesir.
Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Inggris mengatakan bahwa informasi intelijen menyatakan kemungkinan kecelakaan pesawat yang menimpa Metrojet disebabkan oleh bom.
"Kami adalah pihak yang terkait dengan masalah ini. Kami berharap bahwa informasi yang diberikan di tingkat teknis diberikan kepada kami, bukan dirilis ke media," ujarnya seperti dikutip dari laman BBC, Sabtu (7/11/2015).
"Mesir adalah co-operasi untuk meyakinkan negara-negara ini, bahwa langkah-langkah (keamanan) yang dilakukan oleh Mesir sesuai dengan standar internasional," tambahnya.
Shoukry juga mengkritik kegagalan kerjasama dalam memerangi terorisme dan menuduh beberapa negara lebih mementingkan kepentingannya sendiri dan meremehkan tantangan terorisme yang dihadapi Mesir.
Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Inggris mengatakan bahwa informasi intelijen menyatakan kemungkinan kecelakaan pesawat yang menimpa Metrojet disebabkan oleh bom.
(ian)