Terungkap, Senjata Kimia ISIS Tewaskan Bayi di Suriah

Jum'at, 06 November 2015 - 10:33 WIB
Terungkap, Senjata Kimia...
Terungkap, Senjata Kimia ISIS Tewaskan Bayi di Suriah
A A A
DAMASKUS - Laporan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengungkap penggunaan senjata kimia oleh kelompok ISIS di Suriah yang menewaskan dua orang, salah satunya bayi. Serangan senjata kimia pada bulan Agustus 2015 itu akan dilaporkan OPCW kepada PBB akhir bulan November ini.

Senjata kimia yang digunakan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu adalah gas musthard. Laporan OPCW telah rampung disusun pada 29 Oktober 2015 dan telah dibaca Reuters, sebelum diserahkan ke PBB.

Dampak dari serangan gas musthard terhadap korban adalah mata, paru-paru dan tenggoran terbakar. Senjata kimi berbahaya itu telah terkenal penggunaannya pada Perang Dunia I dan resmi dilarang melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB dan Konvensi Senjata Kimia 1997.

Serangan senjata kimia oleh ISIS terjadi pada tanggal 21 Agustus di Marea, dekat Aleppo. Pemberontak Suriah yang menentang ISIS mengatakan, puluhan orang terluka oleh serangan senjata kimia. Sedangkan kelompok Dokter Lintas Batas (MSF) melaporkan bahwa mereka mengobati keluarga yang rumahnya dihantam mortir berisi “gas kuning” yang memadati ruang tamu mereka.

“Hal ini sangat mungkin bahwa efek dari sulfur mustard mengakibatkan kematian bayi,” bunyi laporan OPCW, yang dilansir Reuters, Jumat (6/11/2015).

Penggunaan senjata kimia sebelumnya juga dilaporkan telah digunakan oleh pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad tahun lalu yang diduga menewaskan ratusan warga sipil. Tapi, rezim Suriah membantah laporan itu.

Sekarang, OPCW khawatir ISIS berhasil memperoleh atau memiliki kemampuan untuk membuat senjata kimia sendiri. ”Ini menimbulkan pertanyaan besar di mana gas musthard berasal,” kata sumber OPCW kepada Reuters.

”Entah mereka (ISIS) mampu membuat sendiri, atau mungkin berasal dari sebuah stockpile yang dikuasai ISIS. Keduanya kemungkinan itu mengkhawatirkan.”
(mas)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
3 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
4 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
5 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
6 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
7 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
8 jam yang lalu
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved