Media China: AS Perlu Belajar dari Kekacauan yang Dibuat di Irak

Rabu, 28 Oktober 2015 - 11:04 WIB
Media China: AS Perlu...
Media China: AS Perlu Belajar dari Kekacauan yang Dibuat di Irak
A A A
BEIJING - Surat kabar Tentara Pembebasan Rakyat China, melansir laporan kemarahan China atas tindakan Amerika Serikat (AS) yang nekat mengirim kapal perang USS Lassen di dekat pulau buatan Beijing di Laut China Selatan. Media China itu minta AS berhenti berulah dan belajar dari kekacauan yang dibuat di Irak dan Afghanistan.

Kebijakan AS di kedua negara itu, dinilai menjadi bukti bahwa pengerahan kekuatan yang dilakukan AS tidak pernah membawa stabilitas.

”Fakta tangan besi telah menunjukkan dan Amerika Serikat kembali serampangan menggunakan kekuatan dan mulai ingin perang, mengaduk sesuatu di mana ada stabilitas yang tercipta, menyebabkan bahaya pahit bagi negara-negara yang terlibat langsung,” tulis media itu, seperti dikutip Reuters, Rabu (28/10/2015). (Baca: Di Ambang Konfrontasi, Kapal Perang AS Diintai 2 Kapal Perang China)

Pejabat Pentagon AS mengkonfirmasi bahwa patroli kapal perang USS Lassen di dekat pulau-pulau buatan China di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan tidak mengalami insiden meski dibayangi kapal-kapal perang China.

”Saya berharap bahwa ini menjadi operasi rutin di Laut China Selatan,” kata pejabat Pentagon yang menolak diidentifikasi itu. ”Jenis operasi ini tidak harus dilihat sebagai aksi provokatif.” (Baca juga: AS dan China di Ambang Perang, Indonesia Netral)

Menteri Pertahanan AS, Ash Carter, di hadapan Komite Angkatan Besenjata Senat AS, mengatakan bahwa Angkatan Laut AS telah melakukan operasi di Laut Cina Selatan. Menurutnya, operasi sudah berjalan di wilayah yang berjarak 12 mil dari pulau buatan China.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri China, Zhang Yesui telah memanggil Duta Besar AS untuk China, Max Baucus, untuk memprotes tindakan pengiriman kapal perang USS Lassen di dekat pulau buatan China di kawasan sengketa.

“Patroli itu sangat tidak bertanggung jawab,” kata pihak Kementerian Luar Negeri China yang menegaskan bahwa kapal USS Lassen memasuki perairan di dekat pulau-pulau buatan China secara ilegal.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lu Kang, menyatakan China akan merepons keras jika AS terus menciptakan ketegangan di wilayah Laut China Selatan. ”China mungkin menyimpulkan itu untuk meningkatkan dan memperkuat diri dengan kemampuan yang relevan,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
9 menit yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
58 menit yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
1 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
3 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
3 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved