Qatar Buka Opsi Intervensi Militer ke Suriah
Rabu, 21 Oktober 2015 - 22:36 WIB
Qatar Buka Opsi Intervensi Militer ke Suriah
A
A
A
DUBAI - Perang di tanah Suriah nampaknya masih jauh dari kata usai. Suriah seolah menjadi lokasi favorit unjuk aksi militer sejumlah negara. Dengan berbagai alasan, militer asing ambil bagian dalam perang Suriah.
Qatar adalah salah satu negara yang mengaku tengah menimbang untuk mengirim pasukan ke Suriah. Meski mengaku lebih menyukai solusi politik untuk menyelesaikan konflik Suriah, namun Qatar telah membuka opsi intervensi militer di Suriah.
"Jika intervensi militer akan melindungi rakyat Suriah dari kebrutalan rezim, maka kami akan melakukannya," tegas Menteri Luar Negeri Qatar, Khalid al-Attiyah dalam wawancara dengan CNN, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/10).
Selama ini Qatar adalah pendukung utama pemberontak Suriah yang melakukan perlawanan pada rezim Presiden Bashar al-Assad. Bersama Arab Saudi dan Amerika Serikat, Qatar telah memberikan dukungan senjata, keuangan, dan politik pada pemberontak Suriah.
Sikap Qatar ini datang setelah Rusia dalam beberapa pekan terakhir gencar melancarkan serangan ke basis ISIS yang ada di Suriah. Meski Rusia mengaku menggempur basis ISIS, namun banyak pihak yang menyebut serangan udara Rusia itu justru menyasar basis pemberontak Suriah.
Qatar adalah salah satu negara yang mengaku tengah menimbang untuk mengirim pasukan ke Suriah. Meski mengaku lebih menyukai solusi politik untuk menyelesaikan konflik Suriah, namun Qatar telah membuka opsi intervensi militer di Suriah.
"Jika intervensi militer akan melindungi rakyat Suriah dari kebrutalan rezim, maka kami akan melakukannya," tegas Menteri Luar Negeri Qatar, Khalid al-Attiyah dalam wawancara dengan CNN, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/10).
Selama ini Qatar adalah pendukung utama pemberontak Suriah yang melakukan perlawanan pada rezim Presiden Bashar al-Assad. Bersama Arab Saudi dan Amerika Serikat, Qatar telah memberikan dukungan senjata, keuangan, dan politik pada pemberontak Suriah.
Sikap Qatar ini datang setelah Rusia dalam beberapa pekan terakhir gencar melancarkan serangan ke basis ISIS yang ada di Suriah. Meski Rusia mengaku menggempur basis ISIS, namun banyak pihak yang menyebut serangan udara Rusia itu justru menyasar basis pemberontak Suriah.
(esn)