AS Tutup Pintu Bergabungnya Rusia dalam Operasi Militer di Irak
Selasa, 20 Oktober 2015 - 20:42 WIB
AS Tutup Pintu Bergabungnya Rusia dalam Operasi Militer di Irak
A
A
A
BAGHDAD - Jenderal Marinir Amerika Serikat (AS), Joseph Dunford mengecilkan kemungkinan bergabungnya Rusia dalam serangan udara yang dipimpin oleh AS di Irak dalam waktu dekat.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengaku akan menyambut baik jika Rusia ingin melakukan serangan udara di wilayahnya untuk menggempur ISIS. Namun Dunford menegaskan, para pejabat AS telah meyakinkan Abadi untuk tidak melakukan permintaan tersebut ke Moskow.
"Pejabat AS telah meyakinkan Abadi dan dia tidak meminta serangan udara Rusia," katanya seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (20/10/2015).
Dunford mengatakan, ia berharap untuk mendapatkan update pertempuran melawan ISIS. "Sangat jelas, berada dalam pekerjaan sekitar dua minggu, salah satu hal yang ingin saya lakukan adalah pergi dari sini, mendapatkan laporan langsung dari lapangan," ujarnya.
Dalam memerangi ISIS, pasukan Kurdi di Irak menjadi sekutu terkuat AS. Dunford pun memuji keberanian mereka saat bertemu Presiden Kawasan Kurdistan, Massoud Barzani.
"Saya berharap bisa datang ke sini secepatnya begitu saya mendapatkan posisi baru saya untuk menunjukkan kepada Anda betapa pentingnya Anda dalam upaya kita ini," kata Dunford, yang baru saja ditunjuk sebagai Kepala Staf Gabungan, kepada Barzani.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengaku akan menyambut baik jika Rusia ingin melakukan serangan udara di wilayahnya untuk menggempur ISIS. Namun Dunford menegaskan, para pejabat AS telah meyakinkan Abadi untuk tidak melakukan permintaan tersebut ke Moskow.
"Pejabat AS telah meyakinkan Abadi dan dia tidak meminta serangan udara Rusia," katanya seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (20/10/2015).
Dunford mengatakan, ia berharap untuk mendapatkan update pertempuran melawan ISIS. "Sangat jelas, berada dalam pekerjaan sekitar dua minggu, salah satu hal yang ingin saya lakukan adalah pergi dari sini, mendapatkan laporan langsung dari lapangan," ujarnya.
Dalam memerangi ISIS, pasukan Kurdi di Irak menjadi sekutu terkuat AS. Dunford pun memuji keberanian mereka saat bertemu Presiden Kawasan Kurdistan, Massoud Barzani.
"Saya berharap bisa datang ke sini secepatnya begitu saya mendapatkan posisi baru saya untuk menunjukkan kepada Anda betapa pentingnya Anda dalam upaya kita ini," kata Dunford, yang baru saja ditunjuk sebagai Kepala Staf Gabungan, kepada Barzani.
(ian)