Ini Rahasia Sukses Rusia Bombardir ISIS
Minggu, 18 Oktober 2015 - 11:23 WIB
Ini Rahasia Sukses Rusia Bombardir ISIS
A
A
A
MOSKOW - Pesawat-pesawat tempur Rusia sukses menghancurkan sejumlah lokasi yang diduga menjadi basis ISIS. Terakhir, mereka berhasil membom 49 sasaran milik ISIS. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, keberhasilan mereka tidak lepas dari bantuan yang diberikan oleh rakyat sipil Suriah.
Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, penduduk sipil yang daerahnya dikuasai oleh ISIS memberikan informasi tentang ISIS kepada intelijen pemerintah Suriah.
"Informasi ini dua kali diperiksa oleh kelompok terbang kami dengan berbagai cara teknis pengintaian. Setelah mendapatkan kepastian, keputusan dibuat pada objek yang harus kita targetkan," katanya seperti dikutip dari laman RT, Minggu (18/10/2015).
Alhasil, dalam serangan terakhir yang dilancarkan oleh Angkatan Udara Rusia, ISIS mengalami kerusakan serius dan harus bekerja keras untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur lebur.
"Taktik baru para militan adalah dengan menyebar semua pusat suplai dan pusat komando mereka, tetapi tidak berhasil. Semua infrastruktur baru mereka berhasil diidentifikasi dan hancur," katanya.
Rusia memberikan dukungan udara kepada pemerintah Suriah yang saat ini tengah melakukan serangan untuk merebut kembali desa-desa dan kota yang diduduki oleh kelompok teroris. Moskow mengatakan, tujuan mereka adalah untuk menstabilkan situasi di negara itu, sehingga memungkinkan dilakukan dialog politik antara Damaskus dengan kelompok oposisi moderat.
Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, penduduk sipil yang daerahnya dikuasai oleh ISIS memberikan informasi tentang ISIS kepada intelijen pemerintah Suriah.
"Informasi ini dua kali diperiksa oleh kelompok terbang kami dengan berbagai cara teknis pengintaian. Setelah mendapatkan kepastian, keputusan dibuat pada objek yang harus kita targetkan," katanya seperti dikutip dari laman RT, Minggu (18/10/2015).
Alhasil, dalam serangan terakhir yang dilancarkan oleh Angkatan Udara Rusia, ISIS mengalami kerusakan serius dan harus bekerja keras untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur lebur.
"Taktik baru para militan adalah dengan menyebar semua pusat suplai dan pusat komando mereka, tetapi tidak berhasil. Semua infrastruktur baru mereka berhasil diidentifikasi dan hancur," katanya.
Rusia memberikan dukungan udara kepada pemerintah Suriah yang saat ini tengah melakukan serangan untuk merebut kembali desa-desa dan kota yang diduduki oleh kelompok teroris. Moskow mengatakan, tujuan mereka adalah untuk menstabilkan situasi di negara itu, sehingga memungkinkan dilakukan dialog politik antara Damaskus dengan kelompok oposisi moderat.
(ian)