Jenderal China: Beijing Tak Akan Sembrono di Laut China Selatan

Sabtu, 17 Oktober 2015 - 13:35 WIB
Jenderal China: Beijing...
Jenderal China: Beijing Tak Akan Sembrono di Laut China Selatan
A A A
BEIJING - Seorang jenderal senior China, Fan Changlong, pada Sabtu (17/10/2015), mengatakan, Beijing tidak akan sembrono menggunakan kekuatan militer di kawasan Laut China Selatan, yang jadi sengketa antara China dengan negara-negara ASEAN.

Krisis Laut China Selatan kembali memanas sejak Amerika Serikat (AS) mulai campur tangan. Washington telah mengkritik keras klaim dan reklamasi pulau-pulau di Laut China Selatan yang dianggap untuk kepentingan militer China. AS berpendapat, wilayah Laut China Selatan merupakan kawasan internasional yang bebas dilintasi kapal dan pesawat negara mana pun, termasuk AS.

Namun, China telah mengklaim hampir 90 persen kawasan maritim itu. Militer China pernah mengusir pesawat mata-mata AS yang sedang mengintai proyek reklamasi China di wilayah sengketa tersebut.

Jenderal Fan Changlong adalah salah satu Wakil Ketua Komisi Militer yang menguasai angkatan bersenjata China. Komisi itu dipimpin langsung oleh Presiden China, Xi Jinping. Menurut Fan, China telah berusaha untuk menghindari konflik.

”Kami akan akan pernah sembrono untuk menggunakan kekuatan, bahkan pada isu-isu kedaulatan, dan telah melakukan yang terbaik untuk menghindari konflik yang tak terduga,” kata Fan dalam forum yang dihadiri para Menteri Pertahanan Asia Tenggara, sebagaimana dikutip Reuters.

Fan menegaskan bahwa pulau-pulau reklamasi China tidak akan mempengaruhi kebebasan navigasi di Laut China Selatan. Menurutnya, China telah merampungkan pembangunan mercusuar di Cuarteron Reef dan Johnson South Reef di Kepulauan Spratly. ”Dan Sudah mulai memberikan layanan navigasi untuk semua bangsa,” ujarnya.

”Kami akan terus menyelesaikan sengketa dan perbedaan dengan pihak terkait langsung melalui konsultasi yang ramah dan berkomitmen untuk bekerja dengan pihak-pihak terkait untuk mempertahankan keamanan dan stabilitas kawasan,” kata Fan.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
1 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
2 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
2 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
3 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
4 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved