Kekerasan Terus Berlangsung, Menlu AS Telepon Abbas

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 21:37 WIB
Kekerasan Terus Berlangsung,...
Kekerasan Terus Berlangsung, Menlu AS Telepon Abbas
A A A
RAMALLAH - Juru bicara Presiden Palestina mengatakan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, telah menelepon Presiden Mahmoud Abbas untuk membahas meningkatnya ketegangan antara Israel dan Palestina. Ini adalah untuk kedua kalinya keduanya melakukan pembicaraan lewat telepon.

Menurut jubir Kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rdeineh, keduanya terlibat pembahasan mengenai ketegangan yang tengah terjadi saat ini dan upaya untuk menghentikannya, dimana Kerry menekankan peran AS dalam hal tersebut.

Kepada Kerry, kata Rdeineh, Abbas mengatakan akan mengunjungi wilayah konflik tersebut. "Abbas juga menekankan perlunya bagi AS untuk melakukan upaya untuk meminta Israel menghentikan pembangunan pemukiman, aksi provokasi di kompleks dan jalan-jalan di Masjid Al-Aqsa," kata Rdeineh seperti dikutip dari laman Xinhua, Jumat (16/10/2015).

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sebanyak 33 warga Palestina telah tewas sejak terjadinya ketegangan antara Palestina dengan Israel awal bulan Oktober ini. Dari angka itu, 22 orang tewas di Tepi Barat dan Yerusalem, 11 di Jalur Gaza.

Sedangkan di pihak Israel, sebanyak tujuh orang tewas dan 92 orang lainnya mengalami luka-luka, dimana 10 diantaranya dilaporkan kritis.

Aksi kekerasan meletus pertama kali pada bulan September lalu di kompleks Masjid Al-Aqsa. Palestina mengatakan, Israel berniat mengubah dan membagi kompleks Masji Al-Aqsa agar memungkinkan warga Yahudi untuk berdoa. Sontak saja hal ini ditentang oleh warga Palestina karena bertentangan dengan aturan status quo atas daerah itu.
(ian)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
36 menit yang lalu
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
8 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
9 jam yang lalu
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
9 jam yang lalu
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
11 jam yang lalu
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved