Kapal Perang AS Akan Dekati Pulau Buatan China

Kamis, 08 Oktober 2015 - 18:12 WIB
Kapal Perang AS Akan...
Kapal Perang AS Akan Dekati Pulau Buatan China
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengatakan, sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) akan berlayar untuk mendekati pulau buatan China di Laut China Selatan. Langkah ini adalah sinyal kepada Beijing, bahwa Washington tidak mengakui klaim teritorial Negara Tirai Bambu itu terhadap wilayah tersebut.

Pejabat yang tidak mau identitasnya diungkap tersebut mengatakan, kapal perang AS akan berlayar dalam zonal 12 mil laut dari wilayah laut yang diklaim China sebagai wilayah teritorialnya. China bahkan membangun Kepulauan Spratly di wilayah tersebut.

Menurut pejabat tersebut, tindakan itu akan dilakukan dalam waktu dua pekan lagi, seperti dikutip dari laman Financial Times, Kamis (8/10/2015).

Kabar ini muncul hanya selang satu hari setelah komandan Armada Pasifik Amerika Serikat, Scott Swift mengatakan bahwa AS akan terbang, berlayar, dan beroperasi di manapun hukum internasional berlaku, seperti yang dilakukan AS di seluruh dunia.

"Beberapa negara di kawasan ini terus memaksakan peringatan berlebihan dan pembatasan kebebasan laut di zona ekonomi eksklusif mereka dan mengklaim hak perairan yang tidak sesaui dengan Hukum Laut Internasional (UNCLOS)," kata Swift dalam konferensi maritim di Australia. "Tren ini sangat mengerikan," tambah Swift.

Kabar mengenai keinginan AS menyambangi pulau-pulau buatan China di Laut China Selatan ini sempat muncul pada bulan Mei lalu. Namun pada saat itu juru bicara Kementerian Luar Negeri China mendesak AS untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan berisiko dan provokatif.

China mengklaim hampir semua wilayah di Laut China Selatan sebagai daerah teritorialnya. Hal ini membuat hubungan China dengan sejumlah negara tetangganya dan negara-negara di kawasan tersebut menjadi renggang.
(ian)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
1 jam yang lalu
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
2 jam yang lalu
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
4 jam yang lalu
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
8 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
9 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved