AS Bantah Suplai Sistem Pertahanan Udara Pada Pemberontak Suriah
Minggu, 04 Oktober 2015 - 16:30 WIB
AS Bantah Suplai Sistem Pertahanan Udara Pada Pemberontak Suriah
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) membantah laporan yang menyebutkan mereka menyuplai kelompok pemberontak Suriah dengan sistem pertahan udara portabel atau MANPADS. Laporan ini muncul di tengah serangan udara yang dilancarkan Rusia di Suriah.
Dalam sebuah pernyataan, seorang pejabat Kementerian Pertahanan AS menegaskan, mereka belum mengirimkan MANPADS pada pemberontak Suriah. "Kami belum memberikan MANPADS," tukas pejabat tersebut dalam kondisi anonim.
Melansir Itar-tass pada Minggu (4/10/2015), laporan tersebut diterbitkan oleh surat kabar Washington Post. Dimana, surat kabar AS melaporkan bahwa AS sudah atau sedang berencana untuk mengirimkan MANPADS ke Suriah.
Hal ini, masih menurut laporan Washington Post, dilakukan pemerintah AS setelah mereka mendapatkan permintaan langsung dari pihak pemberontak Suriah. Washington Post, yang mengutip sumber militer AS menuturkan, permintaan ini muncul karena pemberontak mulai kewalahan meneriman serangan udara dari jet tempur Rusia.
"Beberapa pesawat atau helikopter sangat rentan terhadap sistem pertahan udara portabel atau MANPADS. Permintaan (pengiriman MANPADS) saat ini tengah dipertimbangkan," bunyi laporan tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, seorang pejabat Kementerian Pertahanan AS menegaskan, mereka belum mengirimkan MANPADS pada pemberontak Suriah. "Kami belum memberikan MANPADS," tukas pejabat tersebut dalam kondisi anonim.
Melansir Itar-tass pada Minggu (4/10/2015), laporan tersebut diterbitkan oleh surat kabar Washington Post. Dimana, surat kabar AS melaporkan bahwa AS sudah atau sedang berencana untuk mengirimkan MANPADS ke Suriah.
Hal ini, masih menurut laporan Washington Post, dilakukan pemerintah AS setelah mereka mendapatkan permintaan langsung dari pihak pemberontak Suriah. Washington Post, yang mengutip sumber militer AS menuturkan, permintaan ini muncul karena pemberontak mulai kewalahan meneriman serangan udara dari jet tempur Rusia.
"Beberapa pesawat atau helikopter sangat rentan terhadap sistem pertahan udara portabel atau MANPADS. Permintaan (pengiriman MANPADS) saat ini tengah dipertimbangkan," bunyi laporan tersebut.
(esn)