Trump Sebut Kebijakan AS Jadikan Timur Tengah Membara

Rabu, 30 September 2015 - 19:57 WIB
Trump Sebut Kebijakan...
Trump Sebut Kebijakan AS Jadikan Timur Tengah Membara
A A A
WASHINGTON - Situasi yang saat ini terjadi di Timur Tengah, menurut calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump merupakan efek negatif dari kebijakan AS di kawasan tersebut. Dirinya berujar, jika AS tidak turun tangan di Irak, maka situasi Timur Tengah tidak akan seperti saat ini.

Trump, dalam sebuah wawancara dengan media setempat pada awalnya membahas mengenai kebijakan Rusia di Suriah. Namun, di akhir wawancara, Trump mulai membahas mengenai kehadiran Iran di Irak, dan kebijakan AS di Irak.

"Kita harus melupakan sejenak soal (Vladimir) Putin, masih ada Iran di kawasan itu yang siap mengambil alih Irak. Bertahun-tahun lalu dalam wawancara melalui telepon di acara ini saya telah mengatakan, kita seharusnya tidak pergi ke Irak," ucap Trump.

"Saya harusnya diberi kredit atas pengamatan saya. Karena, saya adalah satu-satunya orang pada saat itu yang mengatakan kita tidak seharusnya pergi ke Irak. Kita tidak seharusnya melakukan hal tersebut, karena itu telah membuat Timur Tengah tidak stabil," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (30/9/2015).

DIrinya mengatakan bahwa atas kebijakan AS tersebut telah membuka Iran untuk masuk ke Irak, dan secara pelahan-lahan mulai menguasai negara tersebut. Selain itu, AS juga secara tidak langsung memiliki andil dalam munculnya ISIS.

"Jadi, sebenarnya apa yang telah kita lakukan, dengan apa yang disebut kepemimpinan kompeten kita?" tanya Trump.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
2 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
4 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
5 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
5 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
7 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
7 jam yang lalu
Infografis
Sepasang Pesawat Pengebom...
Sepasang Pesawat Pengebom Nuklir AS Berkeliaran di Timur Tengah
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved