Putin: Rusia Akan Terus Tawarkan Bantuan Militer ke Suriah
Rabu, 16 September 2015 - 17:32 WIB
Putin: Rusia Akan Terus Tawarkan Bantuan Militer ke Suriah
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia,Vladimir Putin berjanji akan melanjutkan dukungan militer bagi Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Menurutnya, hal itu adalah satu-satunya cara untuk mengalahkan ISIS. Ia pun mendesak negara lain untuk mengirim bantuan militer ke Suriah guna menghadapi agresi teroris.
"Kami mendukung pemerintah Suriah dalam perang melawan agresi teroris, menawarkan dan akan terus menawarkan bantuan militer dan teknis yang diperlukan," katanya seperti dikutip dari laman Daily Mail, Rabu (16/8/2015).
Dikatakan oleh Putin, tanpa partisipasi aktif dari Suriah dan militer, mustahil untuk mengusir teroris dari negara dan wilayah Suriah secara keseluruhan dan untuk melindungi orang-orang multi etnis Suriah dari kehancuran.
Putin juga menolak jika dukungan Moskow kepada Assad telah memicu aliran pengungsi. Sebaliknya, menurut Putih, tanpa dukungan Rusia pada. rezim Assad, jumlah pengungsi Suriah menuju Eropa akan lebih besar lagi.
"Orang-orang melarikan diri dari Suriah, terutama untuk menghindari pertempuran yang telah dipicu dari luar dengan memasok senjata dan perangkat keras lainnya. Mereka melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari teroris," tegasnya.
"Kami mendukung pemerintah Suriah dalam perang melawan agresi teroris, menawarkan dan akan terus menawarkan bantuan militer dan teknis yang diperlukan," katanya seperti dikutip dari laman Daily Mail, Rabu (16/8/2015).
Dikatakan oleh Putin, tanpa partisipasi aktif dari Suriah dan militer, mustahil untuk mengusir teroris dari negara dan wilayah Suriah secara keseluruhan dan untuk melindungi orang-orang multi etnis Suriah dari kehancuran.
Putin juga menolak jika dukungan Moskow kepada Assad telah memicu aliran pengungsi. Sebaliknya, menurut Putih, tanpa dukungan Rusia pada. rezim Assad, jumlah pengungsi Suriah menuju Eropa akan lebih besar lagi.
"Orang-orang melarikan diri dari Suriah, terutama untuk menghindari pertempuran yang telah dipicu dari luar dengan memasok senjata dan perangkat keras lainnya. Mereka melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari teroris," tegasnya.
(esn)