Ejek Kematian Aylan Kurdi, Charlie Hebdo Dihujat

Selasa, 15 September 2015 - 11:16 WIB
Ejek Kematian Aylan...
Ejek Kematian Aylan Kurdi, Charlie Hebdo Dihujat
A A A
PARIS - Majalah satire Prancis, Charlie Hebdo dihujat banyak orang termasuk para pendukung majalah itu. Musabanya, majalah tersebut mengejek kematian Aylan Kurdi, bocah tiga tahun asal Suriah yang tewas tenggelam di laut Turki saat ingin mengungsi ke Eropa.

Charlie Hebdo didukung banyak orang ketika kantor majalah itu diserang dua pria bersenjata yang menewaskan sejumlah wartawan dan editor dengan alasan majalah itu pernah menghina Nabi Muhammad.

Kini para pendukungnya berbalik menghujat majalah itu karena menjadikan gambar kematian Ayan Kurdi sebagai sampul depan dengan tulisan yang mengolok-olok.

Selamat datang migran!” demikian terjemahan judul utama majalah satire itu dengan gambar sampul Aylan Kurdi yang tergeletak tak bernyawa yang ditambahi gambar badut yang tertawa. “Begitu dekat ke tujuan” lanjut sub judul majalah tersebut yang menggambarkan Aylan Kurdi telah meninggal sebelum sampai ke tujuan pengungsian di Eropa.

Tak hanya itu, majalah Charlie Hebdo juga menampilakan gambar sosok Yesus di laut, yang di samping kakinya muncul seorang bocah dari dalam laut.”Bukti bahwa Eropa adalah Kristen. Kristen berjalan di atas air. Anak-anak Muslim tenggelam,” tulis majalah itu yang menyinggung masalah agama dalam krisis pengungsi, seperti dikutip Toronto Sun, Selasa (15/9/2015).

Banyak orang, terutama di media sosial bertanya-tanya, apakah kini layak berujar “JeSuisCharlie?”. Kalimat dalam bahasa Prancis yang bermakna “Saya Charlie” itu pernah medunia ketika banyak orang mendukung majalah itu setelah diserang dua pria bersenjata.

”Mari bertanya-tanya, jika para pemimpin top Eropa masih mendukung Charlie Hebdo, karena mereka mengejek anak-anak Suriah yang tewas,” tulis salah seorang pengguna Twitter.”Apakah kita masih ‘JeSuisCharlie’ sekarang?," tanya pengguna Twitter lainnya.

Tidak sedikit yang menyalahkan majalah satire itu. Sebab, ketika masyarakat internasional berempati pada kematian Aylan Kurdi, majalah itu justru seeanaknya membuat hinaan.
(mas)
Berita Terkait
Pengadilan Banding Prancis...
Pengadilan Banding Prancis Kuatkan Surat Perintah Penangkapan terhadap Presiden Assad
Serukan Bashar al-Assad...
Serukan Bashar al-Assad Diadili, Rezim Suriah Kutuk Prancis
Prancis Serang Kelompok...
Prancis Serang Kelompok Negara Islam di Suriah
Prancis Desak Israel...
Prancis Desak Israel Mundur dari Dataran Tinggi Golan Suriah
Prancis: Tak Ada Alasan...
Prancis: Tak Ada Alasan Normalisasi Hubungan dengan Rezim Assad
Pria Prancis Inilah...
Pria Prancis Inilah yang Pasok Komponen Senjata Kimia Suriah
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
14 menit yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
3 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved