Direktur Intelijen AS: Iran Akan Ketahuan Kalau Curang
Kamis, 10 September 2015 - 22:19 WIB
Direktur Intelijen AS: Iran Akan Ketahuan Kalau Curang
A
A
A
WASHINGTON - Direktur intelijen Amerika Serikat (AS), James Clapper, mengatakan, setiap kecurangan yang dilakukan oleh Iran terhadap kesepakatan perjanjian nuklir akan ketahuan
Menurut Clepper, komunitas intelijen mempunyai kemampuan untuk memantau kepatuhan Teheran terhadap semua aspek perjanjian internasional.
"Saya cukup percaya diri, saya tidak akan mengatakan seratus persen, tapi cukup percaya diri dalam kemampuan mata-mata bangsa kita untuk mengamati dan memantau apa yang Iran lakukan," katanya seperti dikutip dari CNN, Kamis (10/9/2015).
Hal itu diungkapkan Clapper dalam pembukaan Pertemuan Intelijen dan Keamanan Nasional yang akan mempertemukan para pemimpin dari 16 Badan Intelijen negara serta pejabat dari instansi pemerintah lainnya dan perusahaan swasta.
"Jika ada pilihan antara negara sponsor terorisme dengan kemampuan nuklir dan negara sponsor terorisme tanpa nuklir, saya mungkin akan mengambil yang terkahir," ujarnya.
Ia juga meminta AS memiliki kemampuan untuk bersikap independen yang dinilainya akan memberikan manfaat untuk mengetahui proyek nuklir Iran. "AS harus memiliki kemampuan untuk independen agar memiliki kemampuan melihat ke dalam industri nuklir Iran," katanya.
Menurut Clepper, komunitas intelijen mempunyai kemampuan untuk memantau kepatuhan Teheran terhadap semua aspek perjanjian internasional.
"Saya cukup percaya diri, saya tidak akan mengatakan seratus persen, tapi cukup percaya diri dalam kemampuan mata-mata bangsa kita untuk mengamati dan memantau apa yang Iran lakukan," katanya seperti dikutip dari CNN, Kamis (10/9/2015).
Hal itu diungkapkan Clapper dalam pembukaan Pertemuan Intelijen dan Keamanan Nasional yang akan mempertemukan para pemimpin dari 16 Badan Intelijen negara serta pejabat dari instansi pemerintah lainnya dan perusahaan swasta.
"Jika ada pilihan antara negara sponsor terorisme dengan kemampuan nuklir dan negara sponsor terorisme tanpa nuklir, saya mungkin akan mengambil yang terkahir," ujarnya.
Ia juga meminta AS memiliki kemampuan untuk bersikap independen yang dinilainya akan memberikan manfaat untuk mengetahui proyek nuklir Iran. "AS harus memiliki kemampuan untuk independen agar memiliki kemampuan melihat ke dalam industri nuklir Iran," katanya.
(esn)