Netanyahu Ucapkan Belangsungkawa pada Warga Palestina Korban Ekstrimis Yahudi
Selasa, 08 September 2015 - 16:56 WIB
Netanyahu Ucapkan Belangsungkawa pada Warga Palestina Korban Ekstrimis Yahudi
A
A
A
JERUSALEM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengirimkan ucapan belasungkawa kepada keluarga Dawabsha, setelah Riham Dawabsha tewas akibat serangan ekstrimis Yahudi yang membakar rumahnya di Tepi Barat beberapa waktu lalu.
Ekstrimis Yahudi membakar rumah yang ditempati oleh Riham beserta suami dan dua anaknya pada 31 Juli lalu. Salah satu anak Riham yang berusia 18 bulan tewas akibat serangan tersebut. Selang beberapa hari kemudian, suami dari Riham pun tewas akibat luka bakar yang dideritanya.
Riham sendiri tewas pada Senin dini hari kemarin di sebuah rumah sakit di Israel. Sedangkan anak sulungnya yang bernama Ahmed, selamat dari serangan itu dan kini tengah dirawat di rumah sakit di Sheba Medical Center.
"Pasukan keamanan telah melakukan yang terbaik untuk menangkap para penyerang dan membawa mereka ke pengadilan," ujar Netanyahu dalam keterangannya seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (8/9/2015).
Pihak kepolisian Israel hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Namun hingga kini mereka belum berhasil menangkap para tersangka.
Kelompok Yahudi ultra-nasionalis kerap melakukan serangan mematikan kepada warga Palestina, gereja, masjid, dan tempat-tempat suci lainnya. Meski begitu, hanya segelintir dari para pelaku yang bisa dimajukan ke meja hijau dan mendapatkan hukuman yang setimpal dalam beberapa tahun terakhir.
Ekstrimis Yahudi membakar rumah yang ditempati oleh Riham beserta suami dan dua anaknya pada 31 Juli lalu. Salah satu anak Riham yang berusia 18 bulan tewas akibat serangan tersebut. Selang beberapa hari kemudian, suami dari Riham pun tewas akibat luka bakar yang dideritanya.
Riham sendiri tewas pada Senin dini hari kemarin di sebuah rumah sakit di Israel. Sedangkan anak sulungnya yang bernama Ahmed, selamat dari serangan itu dan kini tengah dirawat di rumah sakit di Sheba Medical Center.
"Pasukan keamanan telah melakukan yang terbaik untuk menangkap para penyerang dan membawa mereka ke pengadilan," ujar Netanyahu dalam keterangannya seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (8/9/2015).
Pihak kepolisian Israel hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Namun hingga kini mereka belum berhasil menangkap para tersangka.
Kelompok Yahudi ultra-nasionalis kerap melakukan serangan mematikan kepada warga Palestina, gereja, masjid, dan tempat-tempat suci lainnya. Meski begitu, hanya segelintir dari para pelaku yang bisa dimajukan ke meja hijau dan mendapatkan hukuman yang setimpal dalam beberapa tahun terakhir.
(esn)