Jadi Sejarah, Suu Kyi Minta Dunia Pantau Pemilu Myanmar

Selasa, 08 September 2015 - 14:18 WIB
Jadi Sejarah, Suu Kyi...
Jadi Sejarah, Suu Kyi Minta Dunia Pantau Pemilu Myanmar
A A A
YANGON - Myanmar akan menggelar Pemilu bersejarah pada 8 November 2015, yakni Pemilu pertama sejak kekuasaan rezim militer berakhir. Menjelang Pemilu bersejarah, pemimpin oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi menyerukan masyarakat dunia memantau proses dan hasil Pemilu Myanmar.

Seruan itu disampaikan Suu Kyi saat berkampanye pada Selasa (8/9/2015). Tokoh oposisi wanita itu juga menyerukan agar Pemilu Myanmar berlangsung secara bebas dan adil.

Dalam pesan video yang di-posting di halaman Facebook Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), wanita pemenang Nobel itu menyatakan pentingnya Pemilu bersejarah di negaranya pada 8 November 2015 nanti.

NLD sejatinya pernah memenangkan Pemilu secara telak di Myanmar pada tahun 1990. Tapi, junta militer tidak mengakui hasil Pemilu tersebut. ”Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, orang-orang kami secara nyata akan memiliki kesempatan untuk membawa perubahan yang nyata. Ini adalah kesempatan kita yang tidak bisa dilewatkan,” kata Suu Kyi.

”Sebuah transisi yang mulus dan tenang hampir lebih penting dari Pemilu yang bebas dan adil,” lanjut Suu Kyi yang mengenakan gaun tradisional Myanmar warna hijau dengan syal merah muda, seperti dikutip Reuters.

Kampanye Suu Kyi ini dimulai kurang dari sebulan setelah Shwe Mann calon presiden Myanmar didepak dari partai penguasa oleh Presiden Myanmar saat ini, Thein Sein. Shwee Mann diusir dari partai penguasa karena hubungannya yang terlalu dekat dengan Suu Kyi. Sejak diusir dari partai, Suu Kyi menyatakan bahwa Shwee Mann telah menjadi sekutunya.

”Tolong bantu kami dengan mengamati apa yang terjadi sebelum Pemilu, selama Pemilu dan, yang terpenting, setelah Pemilu, “ ujar Suu Kyi.
(mas)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
52 menit yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
2 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
3 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
4 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved